Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang kerap disapa Iwan Bule membela skuad pasukan Garuda dengan mengatakan bahwa tidak ada perbedaan kualitas dalam tubuh Timnas Indonesia.
Iwan Bule mengungkapkan, setiap pemain yang diturunkan merupakan kebutuhan dari pada pelatih dan merupakan bagian dari strategi.
"Siapa pemain yang dibutuhkan pasti disesuaikan dengan kebutuhan tim. Seperti saat lawan Brunei maupun lawan Kamboja. Lawan Thailand pasti ada rotasi," kata mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Lebih lanjut, Iwan Bule mengatakan hasil melawan Brunei menujukkan bahwa kualitas para pemain sama. "Tidak ada lapis kedua, semua bisa menunjukkan permainan terbaiknya," ujar Iwan Bule.
Ini merupakan strategi Shin Tae Yong, apalagi pada laga ketiga Grup A nanti, Timnas Garuda akan menghadapi tim kuat Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (29/12/2022).
Shin Tae Yong memang merotasi para pemainnya saat menghadapi Brunei Darussalam dalam kemenangan telak 7-0 di Malaysia, Senin (26/12).
Dalam laga kedua Grup A Piala AFF itu, pelatih Shin Tae-yong memasukkan sembilan nama baru pada 11 pemain pertama. Hanya menyisakan tiga pemain inti saat menghadapi Kamboja, yakni Egy Maulana Vikri, Asnawi Mangkualam dan Nadeo Argawinata.
"Hasil melawan Brunei menunjukkan jika kualitas pemain timnas sama. Tidak ada lapis kedua. Semua bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya," kata Iwan Bule.
Saat menghadapi Brunei, tujuh pemain bisa mencetak gol yang lima di antaranya dikemas oleh pemain yang baru pertama menjadi pemain inti
Baca Juga: Sayangkan Penolakan Ibadah Natal di Cilebut Bogor, Moeldoko: Bukannya Semakin Maju, Ini Kemunduran
Kelimanya adalah Syahrian Abimanyu, Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic, Ramadhan Sananta dan Yakob Sayuri. Sementaara itu, dua gol lainnya dicetak oleh dua starter saat melawan Kamboja, yakni Egy Meulana Vikri dan Marc Klok.