Siswi SMA di Bantaeng Dipacari, Dipaksa Berhubungan Intim, Dibunuh, Dimutilasi

Suara Tangsel | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 05:12 WIB
Siswi SMA di Bantaeng Dipacari, Dipaksa Berhubungan Intim, Dibunuh, Dimutilasi
Desa Wisata, Sungai Biangloe, Bantaeng, Sulawesi Selatan (Kemenparekraf)

Warga di Sungai Biangloe, Dusun Barua, Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dikagetkan dengan temuan jasad seorang wanita muda di balik batu pada Minggu (11/9). Diketahui jasad tersebut adalah Siswi SMU berinisial M (17) yang dinyatakan hilang oleh keluarganya semenjak Kamis (1/9).

Hasil penelurusan Polres Bantaeng, siswi tersebut ternyata dibunuh oleh kekasihnya, remaja berinisial A (17). Pelaku ditangkap di rumahnya tak lama setelah mayat M ditemukan. A tak membantah dugaan telah membunuh korban saat diamankan.

"Pelaku diamankan aparat desa dan keluarganya, juga didampingi oleh Kapolsek. Kemudian kita lakukan pengamanan," terang Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Rudi.

Pelaku dan korban masih duduk di bangku SMU, namun beda sekolah. Keduanya baru berpacaran sekitar dua bulan. Kejadian pembunuhan terjadi setelah keduanya berjanjian untuk bertemu melalui pesan whatsapp. Kemudian keduanya sepakat memilih suatu tempat wisata untuk lokasi pertemuan, yang akhirnya menjadi lokasi kejadian.

Hal ini diterangkan Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara, berdasarkan hasil interogasi pelaku. "Janjian lewat WA, ketemuan. Janjian pulang sekolah, kemudian boncengan bersama ke lokasi. Di bawah permandian (korban dibunuh) agak jauh, sehingga terlihat aman dan tidak terlihat pengunjung," jelas Andi.

MOTIF PEMBUNUHAN

Pelaku mengaku motif awal pembunuhan didasari cemburu, karena pelaku mengetahui korban memiliki lelaki lain. Pertemuan mereka juga direncanakan untuk membahas perihal tersebut.

"Pelaku ini mengetahui bahwa korban mempunyai pacar lagi, kemudian dilakukan klarifikasi. Setelah itu janjian di lokasi tersebut, dan akhirnya terjadi kejadian ini (pembunuhan)," ujarnya.

Selain motif cemburu, pelaku juga bertambah emosi ketika ajakannya untuk berhubungan intim ditolak oleh korban.

KRONOLOGI PEMBUNUHAN

"Jadi awalnya pelaku ini pengen dilayani hubungan intim, tapi korban tidak mau. Kemudian emosi dari pelaku, kemudian dicekik," Kapolres Andi menjelaskan. "Jadi pelaku pertama mencekik (korban), dirasa sudah meninggal, dipastikan lagi dengan cara dipukul dengan batu kepalanya. Ini berdasarkan pengakuan awal tapi masih kita kembangkan lagi," sambungnya.

Pelaku mencekik leher korban dari belakang menggunakan lengan kanan, lalu menarik dengan tangan kiri, sehingga korban tak sadarkan diri. Kemudian kepala bagian belakang korban menggunakan batu sungai, hingga korban tak sadarkan diri.

Pelaku juga diketahui memutilasi korban, karena pada awal penemuan jasad korban, yang lebih dulu ditemukan warga adalah sepotong kaki milik korban. Pelaku pun mengakui bahwa telah memotong kaki korban dikarenakan emosi.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, itu (memotong kaki) sudah dalam keadaan meninggal. Dan saya tanya, apa motifnya? (jawaban pelaku) Karena saking emosinya. Ada umpatan korban pada pelaku sehingga pelaku sangat emosi, geram sampai dengan memotong kaki," terang Andi.

Andi menerangkan, menurut keterangan pelaku, pemotongan kaki korban dilakukan dengan menggunakan batu pipih, dan kemudian kakinya dipisahkan dari badan korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Susi, ART Ferdy Sambo Akhirnya Muncul! Mengkonfirmasi Brigadir J Disiksa di Ruang Rahasia

CEK FAKTA: Susi, ART Ferdy Sambo Akhirnya Muncul! Mengkonfirmasi Brigadir J Disiksa di Ruang Rahasia

| Senin, 05 September 2022 | 06:01 WIB

CEK FAKTA: Terkuak! Titik Awal Pelecehan Terhadap Putri Candrawathi Oleh Brigadir J

CEK FAKTA: Terkuak! Titik Awal Pelecehan Terhadap Putri Candrawathi Oleh Brigadir J

| Senin, 05 September 2022 | 05:21 WIB

CEK FAKTA: Pembunuhan Berencana Brigadir J, Bukan Pelanggaran HAM Berat, Kata Komnas HAM

CEK FAKTA: Pembunuhan Berencana Brigadir J, Bukan Pelanggaran HAM Berat, Kata Komnas HAM

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 06:03 WIB

CEK FAKTA: Bagian 3, Bukan Korban! Terbukti Putri Candrawathi Ternyata Tersangka Perencana Pembunuhan Brigadir J

CEK FAKTA: Bagian 3, Bukan Korban! Terbukti Putri Candrawathi Ternyata Tersangka Perencana Pembunuhan Brigadir J

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 21:32 WIB

Terkini

Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya

Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya

Kalbar | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!

Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!

Entertainment | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal

Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

WFH Jumat ASN Lampung: Absen Dikunci GPS Rumah, Melipir Sedikit Tukin Melayang

WFH Jumat ASN Lampung: Absen Dikunci GPS Rumah, Melipir Sedikit Tukin Melayang

Lampung | Kamis, 09 April 2026 | 19:57 WIB

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

Jejak Emas 'Gelap' Way Kanan: Mengalir ke Tangerang dan Bekasi, Dicuci di Toko Perhiasan Mewah

Jejak Emas 'Gelap' Way Kanan: Mengalir ke Tangerang dan Bekasi, Dicuci di Toko Perhiasan Mewah

Lampung | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian

3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB

Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!

Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB