Mewakili Suara Hati 'Emak-emak', Mulan Jameela Perjuangkan Kebutuhan Kompor Gas untuk Rumah Tangga

Suara Tangsel | Suara.com

Jum'at, 23 September 2022 | 22:04 WIB
Mewakili Suara Hati 'Emak-emak', Mulan Jameela Perjuangkan Kebutuhan Kompor Gas untuk Rumah Tangga
Mulan Jameela bersama Menteri ESDM, Ignasius Jonan (Instagram)

Menanggapi isu pembagian kompor listrik oleh pemerintah, untuk keperluan harian rumah tangga, Anggota Komisi VII DPR RI, Mulan Jameela mengatakan kompor listrik tak cocok digunakan untuk memasak masakan lokal Indonesia.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan uji coba konversi LPG 3 kg ke kompor listrik di tiga kota, yakni Denpasar, Solo, dan salah satu kota di Sumatera.

"Ini uji coba untuk melihat penerimaan masyarakat sekaligus mempelajari aspek tekniknya, misalnya berapa kapasitas daya tungku yang cocok," terang Dadan.

Mulan pun mengatakan bahwa ia sudah memiliki kompor listrik dan mencoba untuk menggunakannya dalam memasak sehari-hari, namun menurutnya, kompor gas tetap sangat diperlukan.

"Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai Anggota Dewan dan sebagai 'Emak-emak'. Kami di rumah saja punya kompor listrik, tetap tak bisa lepas dari yang gas. Karena masakan Indonesia ya beda, bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran begitu saja," ujar Mulan, dikutip dari YouTube Komisi VII DPR RI, Jumat (23/9).

Mulan meminta agar kebijakan pemerintah tentang rencana konversi gas LPG 3 kg ke kompor listrik dikaji ulang, dan tak dilakukan secara terburu-buru.

Selain tentang fungsinya, Mulan juga membahas tentang kebutuhan listrik dalam penggunaan kompor listrik. Dengan kapasitas kompor listrik yang mencapai 1.000 watt, ia mengkhawatirkan akan membuat tagihan listrik membengkak.

"Masyarakat yang kekurangan daya listriknya kan 450 VA, ini kebutuhannya 1.200-1.800 watt," tegas Mulan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menegaskan pemerintah tidak langsung menerapkan program peralihan penggunaan kompor listrik dari kompor dengan gas LPG 3 kilogram.

"Kompor listrik ini kan masih diskusi, apakah LPG akan langsung hilang, kan enggak. Kan DME itu di tahun 2028 terus gara-gara kita ketakutan LPG makin besar, kita ambil keputusan diganti kompor kan enggak mungkin," terang Erick saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Rabu (21/9/2022).

Eric menjelaskan asumsinya kompor listrik itu nantinya akan masuk terlebih dahulu pada masyarakat kelas menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Kompor Induksi dan Kompor Listrik dari Keamanan hingga Harga

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Kompor Induksi dan Kompor Listrik dari Keamanan hingga Harga

| Jum'at, 23 September 2022 | 20:42 WIB

Curhatan Warga Solo Perdana Gunakan Kompor Listrik: Awal-awal Jeglek, Masak Juga Tak Bisa Cepat

Curhatan Warga Solo Perdana Gunakan Kompor Listrik: Awal-awal Jeglek, Masak Juga Tak Bisa Cepat

Surakarta | Jum'at, 23 September 2022 | 18:00 WIB

CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus

CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus

| Rabu, 14 September 2022 | 23:38 WIB

Terkini

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:46 WIB

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:40 WIB

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 23:29 WIB

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:27 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:08 WIB

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:53 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 22:09 WIB