CEK FAKTA: Hasil Survei Charta Politika, Kepercayaan Masyarakat pada Polri Menurun 18%, Imbas Kasus Ferdy Sambo?

Suara Tangsel | Suara.com

Jum'at, 23 September 2022 | 13:25 WIB
CEK FAKTA: Hasil Survei Charta Politika, Kepercayaan Masyarakat pada Polri Menurun 18%, Imbas Kasus Ferdy Sambo?
Tangkapan layar hasil survey Charta Politika Indonesia (Twitter)

Lembaga Konsultan Politik, Charta Politika Indonesia merilis hasil survey terkini terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tinggi negara.

Dari hasil survey yang dipublikasikan, terlihat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Lembaga Tinggi Polri menurun drastis. Dalam hasil survei bulan Juni lalu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri cukup tinggi, yakni berada di angka 73 persen. Namun kini menurun hingga 55 persen, yang artinya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menurun 18 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya memaparkan hasil survei terkini dalam gelaran Konferensi Pers, Kamis (22/9/2022),

TNI menjadi institusi yang paling dipercaya publik. Posisi kedua diduduki oleh Presiden dan posisi selanjutnya adalah Mahkamah Konstitusi (MK).

"Nomor satu masih TNI, ini saya pikir data yang stabil selalu muncul, bahkan bisa dikatakan pasca reformasi," kata Yunarto. TNI memang sering menduduki posisi tertinggi dalam survey tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Lembaga Tinggi Negara.

"Nomor dua masih Presiden. Tentu saja ini disebabkan karena kapasitas Presiden sebagai Lembaga Eksekutif yang memang mengeksekusi kebijakan-kebijakan paling berpengaruh bagi kehidupan masyarakat. Mahkamah Konstitusi diposisi ketiga," tambahnya.

POLRI MENGALAMI PENURUNAN

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi [Instagram]
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (sumber: Instagram)

Selanjutnya, Yunarto membahas tentang hasil survey tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dalam survey terkini, Polri menduduki peringkat kedua terbawah, hanya mengungguli lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memiliki tingkat kepercayaan terendah, dengan hasil 55 persen.

"Tadinya dalam beberapa survei terakhir di tempati Polri. Namun saat ini, Polri ada di posisi hampir paling bawah, dia hanya menang dari lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," jelas Yunarto.

Yunarto mengungkapkan dugaan, bahwa terjadinya penurunan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri karena dipengaruhi adanya Kasus Polisi Tembak Polisi yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, yang hingga kini belum ditemukan titik terangnya.

"Kalau kita coba bandingkan, situasi yang ada di sekeliling terkait penilaian publik terhadap Polri, saya menduga, tentu saja kita tahu ada sebuah situasi yang extraordinary terjadi pada Polri yang melibatkan eks Kadiv Propamnya," terang Yunarto.

Faktanya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri memang mengalami penurunan hingga 18 persen. Yakni dari 73 persen, menjadi 18 persen. Namun, faktor penyebabnya apakah karena merebaknya Kasus Ferdy Sambo atau bukan, belum dapat dipastikan. Karena masih sebatas dugaan oleh Yunarto, selaku Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia yang melakukan survey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Survei: Mayoritas Responden Tak Setuju Duet Capres Prabowo-Jokowi

Hasil Survei: Mayoritas Responden Tak Setuju Duet Capres Prabowo-Jokowi

| Jum'at, 23 September 2022 | 08:30 WIB

Survei Capres 2024: Ganjar Tak Terkalahkan Dari Kandidat Lain

Survei Capres 2024: Ganjar Tak Terkalahkan Dari Kandidat Lain

| Kamis, 22 September 2022 | 23:17 WIB

Sempat Kritik Keras Kapolri! GMNI Sumut Kini Dukung Polri Usai PC Jadi Tersangka

Sempat Kritik Keras Kapolri! GMNI Sumut Kini Dukung Polri Usai PC Jadi Tersangka

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 21:17 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB