Senin, 26 September 2022 kemarin, Puan Maharani mengunggah foto di Twitter bersama Muhaimin Iskandar dengan suasana tempat makan yang dikatakannya sebuah Warung Pecel.
Puan pun mengatakan memang sengaja memilih tempat tersebut sebagai tempat pertemuan, yakni untuk menunjukkan bahwa PDI Perjuangan dan PKB merakyat, dan merupakan partainya rakyat kecil.
"Tidak di kantor, tidak di rumah, pertemuan hari ini di warung pecel. Kenapa warung? Ya kenapa tidak, PDI Perjuangan dan PKB sama-sama partainya wong cilik, partainya wong sendal jepit. Akar rumput inilah yang menjadi energi perjuangan kami," tulisan yang menyertai unggahan foto Puan dan Cak Imin.
Namun, aksi 'merakyat' Puan ini malah mendapatkan cibiran dari warganet yang melihat beberapa keanehan dalam unggahan tersebut. Berikut beberapa kejelian warganet terkait unggahan Puan di Warung Pecel.
MEJA DENGAN TAPLAK KHUSUS

Hal pertama yang mendapatkan komentar dari warganet, mengenai meja yang digunakan Puan. Dalam foto tersebut, terlihat meja dengan taplak putih, baik yang digunakan oleh Puan, ataupun meja di belakangnya. Meja ini memang dapat dikatakan berbeda jika dibandingkan dengan warung pecel yang banyak berjualan. Lebih terlihat seperti meja catering untuk sebuah acara khusus.
Akun @m**tah_elhakiem berkomentar, "makan di warung pecel dengan 'merakyat', tapi meja sama kursinya dilapisin kain putih gitu aja udah aneh".
Akun @E**nadio berkomentar, "Ini mah resto deh..mana ada warung pecel sekeren ini".
Akun @m**an1965 berkomentar, "Taplak warungnya keren sekali. Tisunya juga, nggak pakai tisu gulung".
PENAMPAKAN DURIAN MUSANG KING
Perhatian warganet juga tertuju pada penampakan Durian di meja, yang dikatakan sebagian warganet adalah Durian Musangking, salah satu jenis durian kualitas terbaik dengan harga yang cukup mahal.
Beberapa cuitan bahkan disertakan dengan foto yang ditandai dengan fokus terhadap durian yang terletak di atas meja.
![Unggahan akun Twitter @h**dani_didin [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-hdani-didin.jpg)
Akun @h**dani_didin berkomentar, "Wong cilik mana ada yang ngemil Musangking".
![Unggahan akun Twitter @M**lih_NS [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-mlih-ns.jpg)
Akun @M**lih_NS berkomentar, "Ada warung pecel jual durian. Boleh share locationnya?".
![Unggahan akun Twitter @f**izalaziz [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-fizalaziz.jpg)
Akun @f**izalaziz berkomentar, "mohon maap bu, makan pecel ngemilnya duren tu konsepnya gimana ya? Mohon jangan di somasi".
![Unggahan akun Twitter @g**adiHusband [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-gadihusband.jpg)
Akun @g**adiHusband berkomentar, "duren montok, berkisar 120 rb ini mah".
HARGA MENU RELATIF MAHAL
Selain meja bertaplak putih bersih, dan adanya durian musangking di meja, warganet juga mengomentari menu makanan di tempat tersebut yang dianggap relatif mahal, apabila dibandingkan dengan tempat yang beristilah warung pecel.
Warganet membandingkan harga makanan di warung pecel yang biasanya Rp10.000 sudah komplit, dengan harga yang terlihat di tempat tersebut hampir dua kali lipatnya.
Bahkan ada yang berfokus pada harga ayam per potong Rp17.000 yang dianggap cukup mahal jika dibandingkan harga pasar warung pinggir jalan.
![Unggahan akun Twitter @l**ighulam [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-lighulam.jpg)
Akun @l**ighulam berkomentar, "setelah di spill dan lihat di maps, jadi minder sering makan nasi pecel 10k dapet nasi pecel + daging empal + peyek".
![Unggahan akun Twitter @o**tvnad [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-otvnad.jpg)
Akun @o**tvnad berkomentar, "apanya yang wong cilik bu, itu ayam bakar ga pake nasi 17rb dih".
TETAP DAPAT DUKUNGAN
Meskipun banyak yang memberikan reaksi negatif dan berfokus pada hal-hal lain yang dianggap tidak lazim untuk sebuah warung pecel, ada juga warganet yang memberikan dukungan.
Akun @B**ngkitrhardian berkomentar, "bener-bener pro wong cilik".
Akun @_**yusapta berkomentar, "orang yang ngetawain dan ngejokes Mbak Puan mungkin dia belum ketemu langsung, sebaik dan sehumble itu dia pada orang baru, salah satunya gue yang fans sama dia lama-lama jadi temen. Semua yang udah ketemu sama dia pasti sependapat sama gue".