Erick Thohir saat bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu 5 Oktober 2022

Suara Tangsel | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:53 WIB
Erick Thohir saat bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu 5 Oktober 2022
Erick Thohir saat bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu 5 Oktober 2022 (Instagram)

Banyak kalangan pecinta sepak bola di tanah air maupun dunia meramalkan, sepak bola Indonesia akan mendapatkan sanksi dari federasi sepak bola dunia (FIFA) akibat tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan jiwa melayang.

Terlebih lagi rumor yang beredar sepak bola Indonesia terancam dibekukan selama 8 tahun, padahal saat ini sepak bola Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Untuk menepis kekhawatiran tersebut, Erick Thohir melakukan pertemuan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, di Doha Qatar pada Rabu (5/10/2022). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mengatakan jika organisasi sepak bola dunia itu siap memberikan dukungan maksimal terhadap persepakbolaan Indonesia.

Hal ini didasari dengan pertimbangan potensi, popularitas, dan perkembangan sepakbola di Indonesia

"Serta, dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang konstan, market yang besar, dan kondisi sosial politik yang stabil," kata Erick.

Selain itu, lanjut Erick dukungan itu ditunjukan, agar sepakbola yang merupakan olahraga paling populer, dicintai masyarakat Indonesia ini mampu menjadi kebanggaan nasional.

"Sehingga menjadi salah satu pilar dalam berkontribusi terhadap kemajuan bangsa," ucapnya.

Di pertemuan itu, mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan menyampaikan pesan dari presiden Joko Widodo kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.

"Saya juga menyampaikan salam dan surat khusus dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino," tandas Erick.

Sementara, Gianni Infantino dalam pertemuan tersebut, kepada Erick Thohir menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam atas peristiwa yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) yang memakan banyak korban.

Seperti diketahui, hingga saat ini FIFA belum memberikan sanksi apapun terhadap organisasi sepak bola di Indonesia terkait kericuhan yang terjadi di stadion Kajuruhan pasca pertandingan Arema melawan Persebaya yang menelan banyak korban meninggal dunia.

Federasi sepak bola dunia itu, sementara ini hanya meminta keterangan resmi dari otoritas sepak bola di Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam konferensi persnya pada Minggu (2/10/2022) lalu.

"Kami telah berkomunikasi bersama FIFA, dan FIFA meminta laporan dari kami secara resmi," kata Yunus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kamis Sore Ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo Akan Mengumumkan Tersangka Dalam Perkara Tragedi Kanjuruhan

Kamis Sore Ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo Akan Mengumumkan Tersangka Dalam Perkara Tragedi Kanjuruhan

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:39 WIB

Ditanya Siapa yang Harus Minta Maaf atas Tragedi Kanjuruhan? Jokowi Diam, Menpora Garuk-garuk

Ditanya Siapa yang Harus Minta Maaf atas Tragedi Kanjuruhan? Jokowi Diam, Menpora Garuk-garuk

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:38 WIB

Bonek Membaur Ikuti Doa Bersama di Gate 13 Kanjuruhan

Bonek Membaur Ikuti Doa Bersama di Gate 13 Kanjuruhan

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:32 WIB

Terkini

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara

Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara

Batam | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:58 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor

Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:45 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026

Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Hen Pokak Kabur, Berujung Aksi Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hilir

Hen Pokak Kabur, Berujung Aksi Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hilir

Riau | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:32 WIB

Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras

Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:30 WIB