Sudah Dibela, Lesti Kejora Minta Warganet Jangan Urusi Orang Lain, Aktivis Perempuan Beri Tanggapan: KDRT Adalah Urusan Publik

Suara Tangsel | Suara.com

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 17:29 WIB
Sudah Dibela, Lesti Kejora Minta Warganet Jangan Urusi Orang Lain, Aktivis Perempuan Beri Tanggapan: KDRT Adalah Urusan Publik
Lesti Kejora (Youtube)

Perdamaian yang dipilih oleh Lesti Kejora atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya, menuai kekecewaan publik yang merasa sudah membelanya mati-matian sebagai korban.

Semenjak Lesti Kejora mencabut laporan KDRT terhadap suaminya Rizky Billar, Kamis (13/10/2022), warganet terus menuliskan hujatan dikarenakan seperti telah dipermainkan oleh Lesti Kejora yang di awalnya sudah menimbulkan simpati besar publik namun berujung melakukan pencabutan laporan dan memilih berdamai bersama Rizky Billar.

Mengiringi hubungan kedua sejoli tersebut yang sudah kembali adem ayem, video lawas jebolan Dangdut Academy Indosiar tersebut yang pernah mengucapkan agar orang tidak mencampuri urusannya kembali menjadi viral.

Dalam video yang diunggah dalam instagram akun gosip tersebut, Lesti Kejora berpesan pada warganet agar tidak mencampuri hidup orang lain.

"Kalian yang sok tahu ama hidup orang, udah urusin aja hidup kalian sendiri. Kalian bersyukur sama diri sendiri, senengin diri sendiri," kata Lesty Kejora dikutip Sabtu (15/10/2022).

Video pernyataan Lesti Kejora itu pun mendapatkan perhatian dari AKtivis Perempuan, Kalis Mardiasih. Sebagai aktivis perempuan, Kalis Mardiasih meluruskan mengenai pemikiran apabila KDRT dinilai sebagai urusan pribadi, menurutnya pemikiran tersebut adalah salah.

"Mitos kalau ada yang bilang KDRT urusan pribadi. Itu 100% salah. Sebab KDRT adalah urusan publik," ucap Kalis dalam unggahan video Instagram pribadinya yang dikutip Yoursay.id, Sabtu (14/10/2022). 

Kalis Mardiasih. (Youtube)
Kalis Mardiasih. (Youtube) (sumber:)

Kalis Mardiasih menjelaskan bahwa ada alasan-alasan yang membuat KDRT menjadi urusan publik dan bukan sekedar urusan pribadi. Alasan pertama, World Health Organization (WHO) telah menyatakan perlawanan terhadap kekerasan pada perempuan. Dikarenakan, 1 dari 3 perempuan pernah mengalami kekerasan yang berdampak pada kematian maupun disabilitas fisik permanen.

Menurutnya, jika WHO saja sampai turut campur mengenai urusan KDRT, maka siapapun boleh terlibat jika melihat ada kasus KDRT di depannya. "Kalau organisasi-organisasi sedunia aja ikut ngurusin KDRT maka kamu boleh juga boleh ikutan," ujarnya.

Kemudian alasan yang kedua, Indonesia sudah memiliki Undang-Undang Perlindungan KDRT sejak tahun 2004 yakni Undang-undang No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. "Dalam UU ini dinyatakan KDRT sebagai pelanggaran HAM. Kekerasan verbal, psikis, ekonomi, dan kekerasan fisik diatur hukum pidananya," lanjut Kalis menjelaskan. 

Dikatakannya, negara memiliki andil dalam mengurus kasus KDRT karena sudah disediakan anggaran besar untuk pemulihan korban, Dikarenakan korban KDRT yang kehilangan produktivitas dalam kerja dapat menghambat pembangunan, dan anak yang menyaksikan KDRT pun dapat mengalami resiko kesehatan serius. 

Kalis Mardiasih pun mengungkapkan, salah satu fakta yang mengerikan ketika anak laki-laki biasa menyaksikan KDRT maka akan berpeluang besar menjadi pelaku  kekerasan di masa depan. “Anak laki-laki yang menyaksikan KDRT lebih berpeluang dua kali lebih besar untuk menjadi pelaku kekerasan," tandas pejuang kesetaraan gender tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizky Billar Bebas! Menjadi Pelaku KDRT, Berharap Rumah Tangganya Kokoh, Warganet: Lebih Gila dari Baim Wong

Rizky Billar Bebas! Menjadi Pelaku KDRT, Berharap Rumah Tangganya Kokoh, Warganet: Lebih Gila dari Baim Wong

| Sabtu, 15 Oktober 2022 | 05:00 WIB

TRENDING: Cabut Laporan dan Terlihat Akan Rujuk dengan Rizky Billar, Lesti Kejora Dapat Julukan 'Bulol' dari Warga Twitter

TRENDING: Cabut Laporan dan Terlihat Akan Rujuk dengan Rizky Billar, Lesti Kejora Dapat Julukan 'Bulol' dari Warga Twitter

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 15:27 WIB

Merasa Terkena PRANK, Warganet Minta Lesti Kejora Di Boikot Seperti Rizky Billar Karena Sudah Dibela Malah Cabut Laporan

Merasa Terkena PRANK, Warganet Minta Lesti Kejora Di Boikot Seperti Rizky Billar Karena Sudah Dibela Malah Cabut Laporan

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Rizky Billar Akui Sifat Keras Kepalanya Sudah Dari Kecil, Jika Tidak Dapat yang Diinginkan, Ancam Akhiri Hidup

Rizky Billar Akui Sifat Keras Kepalanya Sudah Dari Kecil, Jika Tidak Dapat yang Diinginkan, Ancam Akhiri Hidup

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 20:53 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?

Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:02 WIB

Kisah Keke dalam Surat Kecil untuk Tuhan Masih Membekas hingga Hari Ini

Kisah Keke dalam Surat Kecil untuk Tuhan Masih Membekas hingga Hari Ini

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:00 WIB

Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV

Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:00 WIB

Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Perayaan Iduladha 2026

Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Perayaan Iduladha 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:58 WIB

BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya

BRI Luncurkan Fitur QRIS Alipay Dinamis di Mesin EDC, Ini Cara Transaksinya

Bri | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:58 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak

Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak

Otomotif | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Sentil Regulasi Baru Pemerintah, Guru Besar IPB: Ketidakpastian Lebih Bahaya dari Aturan Ketat

Sentil Regulasi Baru Pemerintah, Guru Besar IPB: Ketidakpastian Lebih Bahaya dari Aturan Ketat

Bogor | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:47 WIB

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:46 WIB