"Haloooooo @batikair @lionairgroup Untung dapat kamar di airport walau bertiga, biasanya sih aku selalu suite room sendiri," cerita Ari Lasso.
"Enggak apa-apa deh, namanya 'force majeur'. Sampai ketemu Bosssss Batik Air. Kita ketemu yaaaaa plisss @batikair @lionairgroup," tulis Ari Lasso ditutup dengan #strandedinsingapore (terdampar di Singapura).
Hingga pada Kamis (20/10), Ari Lasso mengunggah kondisi terbaru bahwa mereka telah mendapatkan tiket pengganti dari teman-temannya. Namun, tetap menyindir uang hotel yang belum dibayar.
"Halo teman-teman Batik Air terima kasih untuk reaksinya. Saya melewati beberapa teman di institusi negara ini. Terima kasih sudah diganti tiketnya. Hotelnya belum," kata Ari Lasso.
![Yura Yunita [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/11/14/1-yura-yunita.jpg)
YURA YUNITA: JAM TERBANG BERUBAH-UBAH, BERUJUNG DITINGGAL PESAWAT
Melalui akun media sosialnya, Yura Yunita curhat tentang kejadian yang dialaminya pada 21 Oktober 2022 dengan tujuan penerbangan Jakarta- Bali menggunakan Batik Air.
"Book flight 8.30, tiba-tiba dipindah jam 07.00, tiba-tiba dipindah lagi 12.30," tulisnya dikutip dari instagram @yurayunita, 21/10/2022.
"11.00 Mau check in dibilang 'ini cancel ya gak bisa terbang' karena harusnya seat yang bisnis ikut flight 08.30," tulis Yura Yunita dengan menaruh emoji terkejut.
Meskipun terkejut, seakan menyindir, Yura Yunita mengatakan tidak panik ataupun kesal karena sudah mengetahui bahwa maskapai yang digunakan yakni Batik Air memang sering mengalami kesalahan sejenis.
"Ya kaget dong enggak di info, Pak Tintus manajerku protes dong. Ahirnya bisa nunggu di boarding lounge sampai jam 12.30 'ting tung ting tung info penerbangan bla bla bla akan terjadi keterlambatan 60 menit," lanjut Yura Yunita.
"Panik? Tidak! Kesal? Tidak. Karena nampaknya beberapa waktu terakhir mereka emang lagi sering kayak gini ya," sindir Yura Yunita terhadap maskapai Batik Air yang sebelumnya juga membuat Ari Lasso ditinggal pesawat di Singapura karena informasi yang keliru.