FIFA Buka Proses Disipliner kepada Serbia Terkait Pemasangan Bendera Kosovo di Ruang Ganti

Suara Tangsel

Senin, 28 November 2022 | 09:40 WIB
FIFA Buka Proses Disipliner kepada Serbia Terkait Pemasangan Bendera Kosovo di Ruang Ganti
Bendera Kosovo di ruang ganti pemain Serbia. (AFP)

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) membuka proses disipliner kepada asosiasi sepak bola Serbia usai timnya menggantungkan bendera kontroversial yang menggambarkan bendera kosovo di ruang ganti mereka pada laga melawan Brasil kemarin.

Bendera itu menunjukkan bendera kebesaran Kosovo yang diisi dengan bendera Serbia dengan tulisan tidak menyerah. Ketegangan memuncak antara etnis Serbia dan pemerintah pimpinan Albania di Kosovo, di tengah ke khawatiran itu kekerasan dapat terjadi lagi 23 tahun setelah perang Kosovo.

Kosovo sendiri telah mendeklarasikan diri dari Serbia pada 2008 lalu. Akan tetapi, Serbia menolak dan tidak mengakui kemederkaan yang dideklarasikan Kosovo tersebut.

Pada Jumat (25/11/2022), federasi sepak bola Kosovo (FFK) mengajukan keluhan mereka kepada FIFA, badan sepak bola dunia, atas "retorika chauvinistik" yang dilakukan Serbia.

Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan bahwa tindakan chauvinisme seperti itu tidak memiliki tempat dalam acara olahraga, apalagi di dalam fasilitas di mana acara terbesar sepak bola dunia berlangsung.

Oleh karena itu FFK, sebagai anggota yang setara dengan semua anggota FIFA lainnya, menuntut agar FIFA mengambil tindakan sanksi terhadap tindakan yang menghasut kebencian antara orang-orang dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Bendera kontroversial itu juga dikibarkan oleh suporter Serbia di stadion. (AFP)
Bendera kontroversial itu juga dikibarkan oleh suporter Serbia di stadion. (AFP) (sumber:)

Lebih lanjut mereka juga mengatakan bahwa tindakan ini tidak dapat diterima untuk dilakukan secara diam-diam. “Oleh karena itu kami sangat meminta agar FIFA secara tegas menerapkan peraturannya dan menghukum federasi sepak bola Serbia atas tindakan agresif ini dan bertentangan dengan nilai-nilai yang disampaikan sepak bola,".

Menteri Olahraga Kosovo, Hajrulla Ceku, mengatakan pihaknya mengharapkan tindakan konkret dari FIFA terhadap pesan kebencian, xenofobia, dan genosida Serbia.

Proses FIFA dibuka berdasarkan pasal 11 kode disiplin FIFA, yang merupakan perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play dan termasuk menggunakan acara olahraga untuk demonstrasi yang bersifat non-olahraga, serta pasal empat peraturan Piala Dunia 2022 yang mengacu pada tanggung jawab tim di turnamen.

baca juga

Kosovo diterima di UEFA dan FIFA pada 2016 tetapi di bawah aturan UEFA, Serbia dan Kosovo tidak bisa bermain satu sama lain di kualifikasi Piala Dunia karena ketegangan antara kedua negara.

Serbia dikalahkan 2-0 oleh Brazil dalam pertandingan pembuka Piala Dunia mereka di Qatar pada hari Kamis, dan melawan Kamerun pada pertandingan Grup G berikutnya pada hari Senin. Sementara Kosovo tidak lolos ke Piala Dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Link Live Streaming Kamerun vs Serbia, Bisa Nonton di HP dan Laptop

Link Live Streaming Kamerun vs Serbia, Bisa Nonton di HP dan Laptop

Tekno | Senin, 28 November 2022 | 09:07 WIB

Belgia Tumbang dari Maroko, Roberto Martinez: Ini Hasil yang Sulit

Belgia Tumbang dari Maroko, Roberto Martinez: Ini Hasil yang Sulit

Bola | Senin, 28 November 2022 | 08:52 WIB

5 Fakta Menarik Laga Jerman vs Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022, Clash of Europe!

5 Fakta Menarik Laga Jerman vs Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022, Clash of Europe!

Your Say | Senin, 28 November 2022 | 08:47 WIB

Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique Kenang Putrinya Saat Laga Melawan Jerman

Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique Kenang Putrinya Saat Laga Melawan Jerman

Your Say | Senin, 28 November 2022 | 08:25 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×