Penyakit Katarak Bisa Dipicu Asap Rokok

Tantrum | Suara.com

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:55 WIB
Penyakit Katarak Bisa Dipicu Asap Rokok
suara.com

TANTRUM - Penyakit katarak pada mata sudah rahasia umum yaitu dipicu oleh usia lanjut. Katarak disebutkan oleh dokter mata tidak bisa dicegah, namun dapat diperlambat kemunculannya.

Untuk memperlambat kemunculan katarak di mata, maka harus diwaspadai beberapa gejala penyakit tersebut berupa penglihatan kabur seperti melihat asap, mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya yang menyilaukan, sulit melihat saat cahaya remang - remang atau sangat terang.

"Gejala yang paling berat penyakit katarak adalah penglihatan berangsur - angsur menurun dan pada saat hanya dapat membedakan terang dan gelap saja," ujar Ketua Komite Medis Rumah Sakit Mata Cicendo, Iwan Sovani ditulis Bandung, Minggu, 22 Mei 2022.

Iwan mengatakan gejala akan lebih tinggi jika sejumlah faktor yang mendukung terjadinya penyakit katarak.

Contohnya kata Iwan, paparan sinar matahari yang cukup lama terhadap mata. Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.

Iwan menambahkan jika seseorang mengkonsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi dalam jangka waktu lama, rentan terjangkit katarak.

"Misal pernah menjalani operasi mata, terdapat riwayat penyakit serupa di keluarga, pola makan yang tidak sehat dan kurang vitamin, serta mengkonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak secara rutin dapat menjadi faktor yang mempertinggi risiko penyakit katarak. Sama halnya juga dengan merokok," kata Iwan.

Diperkirakan Iwann, asap rokok akan menyebabkan gangguan permukaan mata (kornea) juga metabolisme tubuh lainnya.

Secara umum yang tentunya berdampak juga pada kerusakan organ - organ mata, termasuk lensa yang bisa memicu peningkatan timbulnya katarak seperti halnya faktor penyebab diare.

"Asap rokok yang dihisap oleh perokok atif mau pun pasif dapat menyebabkan katarak karena faktor radikal bebas (Oksidant)," ungkap Iwan.

Iwan menyebutkan agar mengurangi risiko terjangkit penyakit katarak disarankan agar mengkonsumsi makanan yang mengandung oksidant.

Iwan menyebutkan makanan dengan kandungan oksidant ini harus dikonsumsi secara rutin yang terkandung dalam bua apel, pir, anggur, jeruk, pisang, mangga, nanas, pepaya serta stroberi.

"Dalam sayuran pun ada oksidant nya seperti brokoli, asparagus, tomat, kubis merah, ubi merah. Kalau di kacang - kacangan terdapat di pecan, kenari dan almond," tukas Iwan.

Selain itu beberapa pemicu katarak lanjut Iwan, juga terjadi akibat trauma tumpul (benturan) sehingga menempelnya pigmen iris pada permukaan anterior lensa.

Pernah terdapat riwayat diare berat, komplikasi penyakit mata lainnya dan terpapar radiasi. Paparan radiasi ini berasal dari sinar x, sinar inframerah serta microwave.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uang Belanja Ibu Rumah Tangga Tersedot Asap Rokok, Kok Bisa Lebih Murah dari Beras?

Uang Belanja Ibu Rumah Tangga Tersedot Asap Rokok, Kok Bisa Lebih Murah dari Beras?

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:42 WIB

Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten

Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten

News | Senin, 09 Februari 2026 | 19:50 WIB

Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital

Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital

Health | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:39 WIB

Tragedi Asap Rokok di Ciganjur: Tak Terima Diingatkan, 'Koboi Jalanan' Tusuk Warga dan Juru Parkir

Tragedi Asap Rokok di Ciganjur: Tak Terima Diingatkan, 'Koboi Jalanan' Tusuk Warga dan Juru Parkir

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 14:13 WIB

Baksos Operasi Katarak BCA Bangun Harapan, Buka Jalan Hidup Masyarakat yang Lebih Produktif

Baksos Operasi Katarak BCA Bangun Harapan, Buka Jalan Hidup Masyarakat yang Lebih Produktif

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 10:27 WIB

Bukan Cuma Kulit Kusam! Ini 5 Rahasia Kecantikan Wanita Modern yang Bebas Asap Rokok

Bukan Cuma Kulit Kusam! Ini 5 Rahasia Kecantikan Wanita Modern yang Bebas Asap Rokok

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 16:24 WIB

Rumah Besar, Napas yang Sempit

Rumah Besar, Napas yang Sempit

Your Say | Senin, 20 Oktober 2025 | 10:51 WIB

Survei IYCTC: Kandungan Polusi PM2,5 di Ruangan Merokok Lebih Tinggi Ketimbang Area Tanpa Rokok

Survei IYCTC: Kandungan Polusi PM2,5 di Ruangan Merokok Lebih Tinggi Ketimbang Area Tanpa Rokok

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:11 WIB

Katarak yang Tidak Dioperasi Berisiko Meninggal Dunia Lebih Awal, Ini Alasannya

Katarak yang Tidak Dioperasi Berisiko Meninggal Dunia Lebih Awal, Ini Alasannya

Health | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 10:24 WIB

Konsistensi Lawan Katarak Kongenital, Optik Ini Raih Penghargaan Nasional

Konsistensi Lawan Katarak Kongenital, Optik Ini Raih Penghargaan Nasional

Health | Minggu, 14 September 2025 | 09:42 WIB

Terkini

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang

Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang

Entertainment | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita

Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita

Jatim | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:26 WIB

CEK FAKTA: Rudal Iran Serang Gedung Putih AS hingga Hancur, Benarkah?

CEK FAKTA: Rudal Iran Serang Gedung Putih AS hingga Hancur, Benarkah?

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:25 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Lebaran 2026, Warga Agam Lewati Material Bekas Banjir Bandang Demi Silaturahmi

Lebaran 2026, Warga Agam Lewati Material Bekas Banjir Bandang Demi Silaturahmi

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah

Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah

Entertainment | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:14 WIB

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Rayakan Lebaran, Duta Sheila On7 Diserbu Fans Usai Salat Id

Rayakan Lebaran, Duta Sheila On7 Diserbu Fans Usai Salat Id

Video | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB