Picu Banjir Rob, Waspadai Kenaikan Elevasi Air Laut Pantai di Jawa-Bali

Tantrum Suara.Com
Minggu, 29 Mei 2022 | 09:21 WIB
Picu Banjir Rob, Waspadai Kenaikan Elevasi Air Laut Pantai di Jawa-Bali
suara.com

TANTRUM - Anomali angin baratan dan anomali vorteks (pusaran) kemungkinan masih terus berlangsung di barat dan selatan Indonesia.

Untuk itu seluruh kawasan pantai di Jawa-Bali harus mewaspadai kenaikan elevasi air laut yang dapat memicu banjir rob

"Banjir di darat pun berpotensi terjadi semakin meningkat, karena hujan di wilayah tengah dan selatan Jawa yang dikelilingi pegunungan. Lebih sering terjadi pada sore hari selama musim kemarau pada tahun ini," ujar Erma Yulihastin, Peneliti Klimatologi pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRIMA BRIN) ditulis Bandung, Minggu, 29 Mei 2022.

Erma mengatakan penguatan angin baratan di barat dan selatan Indonesia ini, berasosiasi dengan prakondisi pembentukan badai vorteks di Samudra Hindia, sebelah barat daya Jawa-Sumsel. 

Badai vorteks yang terbentuk di selatan ekuator pada bulan Mei-Agustus 2022, sebenarnya juga tidak normal mengingat posisi semu matahari saat ini semakin bergeser ke utara. 

"Fitur cuaca yang paling tegas menunjukkan terjadinya anomali cuaca adalah arah angin utama di permukaan yang mendominasi pada saat ini di wilayah barat-selatan Indonesia," ungkap Erma.

Erma menjelaskan angin permukaan yang terbentuk khususnya di atas wilayah Jawa bagian barat, seharusnya merupakan angin timuran karena pengaruh inisiasi monsun timuran yang biasanya mulai terbentuk pada bulan Mei 2022.

Namun ternyata angin utama yang terbentuk saat ini merupakan angin baratan. 

"Komentar netizen mencoba menggambarkan kondisi cuaca yang terjadi saat ini di daerahnya, 'Mei rasa Januari',” kata Erma.

Anomali angin baratan ini bahkan mengalami penguatan disertai dengan peningkatan konsentrasi kelembapan. 

Sehingga intensifikasi pembentukan badai di lautan kembali marak terjadi di Laut Jawa dan perairan selatan Jawa. 

"Angin baratan yang mengalami penguatan ini juga berperan dalam membentuk aktivitas konvektif yang massif di atas lautan sejak tengah malam hingga dinihari," sebut Erma.

Pada dinihari bahkan hingga pagi hari, hujan badai di atas laut ini mengalami penjalaran ke darat. Sehingga karena didorong oleh anomali angin baratan yang semakin kuat. 

Akibatnya hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Lampung dan Jabodetabek pada 28 – 29 Mei 2022. 

"Kondisi ini mengindikasikan bahwa intensifikasi badai di lautan kembali terjadi yang dapat berkontribusi dalam memicu banjir di darat maupun banjir rob," tegas Erma.

Erma menernagkan cuaca menjelang akhir bulan Mei 2022, seharusnya menjadi awal musim kemarau yang kering dan dingin. Ternyata masih menunjukkan karakteristik sebagaimana musim hujan. 

Hal ini ditunjukkan misalnya dengan masih sering terjadi hujan deras dengan petir bahkan kadang disertai angin kencang. 

"Suhu udara pun terasa lebih hangat dan lembap," tukas Erma. 

Pada pagi hari, awan-awan rendah Cumulus congestus masih tumbuh dengan cepat dan mencapai tahap matang pada siang atau sore hari. 

Padahal, awan-awan yang menjadi ciri khas musim kemarau seharusnya berupa jenis awan-awan tinggi Cirro-cumulus atau Cirrus yang menandakan atmosfer sudah minim aktivitas konvektif. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI