Peningkatan Jumlah Kematian akibat Kanker Harus Ditekan

Tantrum Suara.Com
Selasa, 31 Mei 2022 | 17:11 WIB
Peningkatan Jumlah Kematian akibat Kanker Harus Ditekan
Anna Tarazevich/Pexels

TANTRUM - Saat ini dikisaran 8,2 juta manusia meninggal akibat kanker setiap tahunnya. Empat jutanya meninggal prematur dikisaran usia 30 - 69 tahun).

Penyakit kanker membunuh lebih banyak pasiennya daripada AIDS, Malaria dan TBC bahkan jika ketiganya digabungkan menjadi satu.

Hal itu dikatakan oleh Maman Abdurrahman, Ketua Tim Kanker Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dilansir dari situs rshs.go.id.

"Tingginya angka kejadian kanker disinyalir merupakan akibat gaya hidup yang kurang sehat. Padahal, 43 persen kanker dapat dicegah dengan mengurangi konsumsi tembakau dan alkohol, mengurangi paparan bahan pemicu kanker, mengikuti program vaksinasi, dan menjalani perilaku hidup bersih dan sehat," ujar Maman ditulis Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.

Maman menjelaskan 70 persen pasien kanker ada di negara berkembang. Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis, jika seluruh masyarakat tidak melakukan apa-apa.

Padahal ucap Maman, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri, keluarga dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar terhindar dari kanker.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui bagaimana cara agar terhindar dari kanker dan menyampaikannya kepada sebanyak mungkin orang yang dikenal.

"Cegah kanker dan penyakit tidak menular lainnya dengan perilaku CERDIK yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress," kata Maman.

Maman mengatakan karena dengan dukungan masyarakat, orang sehat menjadi semakin waspada terhadap kanker, dan orang dengan kanker menjadi semakin termotivasi menjalani proses penyembuhan yang sulit.

Seluruh upaya ini lanjut Maman, dilakukan semata-mata untuk berpartisipasi menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker.

Sehingga secara tidak langsung membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Tim Kanker RSHS telah terbentuk sejak tahun 1970an. SK tim telah diperbaharui pada 2015 yaitu Kep Dirut RSHS 4 Maret 2015 No: HK.03.05/ C011/3192/III/2015 Tim Penanggulangan Kanker RSHS.

Beberapa kegiatan tim kanker adalah Penyuluhan, Promotif/Preventif, Diagnostik, Terapi, Rehabilitatif, Paliatif dan Registrasi Kanker. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI