TANTRUM - Indomaret dan Frisian Flag Primago dijadikan mitra oleh Pemerintah Kota Badung dalam mengembangkan posyandu di 30 kecamatan se-Kota Bandung.
Indomaret dan Frisian Flag Primago melalui program CSR Posyandu, diharapkan akan menekan angka stunting di Kota Bandung.
Menurut Wali Kota Bandung Yana Mulyana, meski sempat turun 1,34 persen pada tahun 2021, tapi angka ini masih jauh dari target yang Pemkot Bandung tetapkan.
"Saat pandemi, posyandu pada tutup. Jadi kita harus jemput bola. Meski ada penurunan stunting, tapi tidak secepat yang kita targetkan," ujar Yana ditulis Bandung, Jumat, 10 Juni 2022
Yana berharap, program ini bisa mendorong pengusaha lain untuk membantu menekan angka stunting di Kota Bandung melalui posyandu.
"Pemkot Bandung tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendiri. Butuh bantuan dari berbagai pihak. Tadi alhamdulillah, ada komitmen dari Indomaret untuk renovasi puskesmas-puskesmas juga di Kota Bandung," ungkap Yana.
Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, kerja sama ini menjadi momentum langkah awal untuk memperbaiki lokus stunting di Kota Bandung.
Ahyani berharap, melalui kerja sama ini posyandu di Kota Bandung bisa semakin maju dan punya nilai strategis untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Kota Bandung
"Pembangunan kesehatan di Kota Bandung selalu kami tingkatkan, salah satunya dengan posyandu. Sebagai upaya kesehatan bersumber daya masyarakat untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat juga," kata Ahyani.
Beberapa bantuan yang diberikan melalui kerja sama ini, antara lain bantuan sembako, masker, produk-produk bernutrisi bagi balita, dan alat kesehatan untuk posyandu.
Manager Regional Jabar Frisian Flag, Puji Asmara menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dalam rangka menurunkan kondisi stunting di Kota Bandung.
"Tahun 2019 ke 2020 memang ada kenaikan. Tapi, 2021 sudah terjadi penurunan. Kita tetap akan terus mendukung Pemkot Bandung dalam menekan stunting," tukas Puji.