Jika senyawa katekolamin pada tubuh meningkat, hal ini membuat tubuh menimbulkan respons yang serupa seperti anda menghadapi ketakutan.
Perasaan cemas dan gelisah ini bisa bertambah intens jika Anda mengonsumsi kopi secara berlebihan dalam satu hari.
3. Menimbulkan ketergantungan kafein
Siapa sangka, kopi juga dapat menyebabkan ketergantungan. Jika anda terbiasa minum kopi setiap hari, tubuh akan terbiasa dengan adanya kafein.
Kafein pada kopi merupakan salah satu senyawa stimulan yang memengaruhi sistem saraf pusat. Sistem saraf pusat berperan penting dalam mengendalikan emosi dan kondisi psikologis.
Jika anda berhenti minum kopi mendadak, maka akan mengalami yang namanya efek penarikan kafein atau caffeine withdrawal.
Saat anda mengalami kecanduan kafein, anda akan merasa sakit kepala akibat kopi. Beragam gejala kecanduan kafein lainnya yang bisa dirasakan, yaitu lelah, kekurangan tenaga, penurunan kewaspadaan, pikiran tak jernih, kantuk, sulit konsentrasi, dan mudah tersinggung serta perubahan mood.
4. Menyebabkan berbagai masalah pencernaan
Jika pencernaan anda cukup sensitif, anda perlu mewaspadai bahaya minum kopi setiap hari ini.
Kafein bisa membuat otot katup kerongkongan bagian bawah melemah. Kondisi ini membuat katup tidak dapat menahan cairan lambung yang bersifat asam.
Akhirnya, asam lambung pun naik ke arah kerongkongan dan menyebabkan refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).
Asam pada kopi juga bisa memperparah luka atau masalah di lambung. Jadi, anda perlu berhati-hati jika minum kopi dalam keadaan perut kosong.
Tanpa adanya makanan, cairan asam tidak terpakai untuk mencerna makanan. Akhirnya, cairan asam menggenang di lambung.
Dalam kadar yang tinggi, asam bisa bersifat korosif sehingga mengiritasi lambung.
5. Meningkatkan tekanan darah