TANTRUM - Seorang wanita asal Kanada merasa tersiksa dengan ukuran payudara miliknya yang besar. Payudara besar membuatnya menderita migarin dan jari-jari tangannya mati rasa.
Padahal ada anggapan beberapa wanita mungkin menginginkan ukuran payudara yang cukup besar untuk kerpercayaan diri maupun kepuasan suami.
Wanita bernama Janel Nelson itu mengklaim bahwa seorang petugas medis telah memintanya untuk mempertimbangkan kembali tindakan pengurangan payudara miliknya yang besar.
Tapi suami Janel, Chandler Nelson selalu mendorongnya untuk terus mencari operasi guna mengurangi ukuran payudaranya yang besar.
"Bahu dan leher saya selalu terasa sangat sakit, karena payudara yang berat. Jadi, tali branya membuat tekanan pada bahunya," kata Janel diberitakan suara.com menyuplik The Sun, ditulis 1 Juli 2022.
Pada waktu cuaca panas, Janel akan berkeringat deras di bagian bawah payudaranya. Kondisi ini membuat bagian bawah payudaranya iritasi dan ruam terus-menerus.
Pada akhirnya, Janel merasa seolah-olah tubuhnya membatasi apapun yang biasa dan bisa dilakukannya sebelum ini.
"Tapi, ada satu gejala yang paling melemahkan adalah migrain kronis. Semua tekanan dan beban yang membebani saya itu mengakibatkan migrain," jelasnya.
Janel merasa kesulitan ketika berdiri sepanjang hari. Ia juga terus-menerus tidak percaya diri ketika orang-orang menatap payudaranya.
Baca Juga: Indraja Memiliki Manfaat untuk Mengukur Emisi Kendaraan Bermotor
Kemudian, Janel pun mencari bantuan medis selama 4 tahun tapi dokter tidak mencoba melakukan operasi.
Setelah 4 tahun dan 10 kali ditolak, dokter selalu menolak melakukan operasi dengan alasan yang mengerikan.
Tetapi, suaminya terus-menerus mendorongnya untuk melakukan operasi dan tak putus asa mencari dokter.
Akhirnya, ia menemukan dokter yang bersedia mendengarkannya dan membantu melakukan operasi.