TANTRUM - Sup Dago-jiru merupakan hidangan populer 'takidashi'. 'Takidashi' adalah orang-orang berkumpul untuk memasak makanan dalam jumlah banyak guna dibagikan kepada mereka yang membutuhkan saat terjadi bencana di Jepang.
Di masa darurat seperti misalnya sewaktu bencana alam terjadi, orang-orang Jepang saling membantu melalui 'takidashi', dengan memasak menggunakan panci besar untuk disajikan ke ratusan orang.
Dicuplik dari kantor berita Jepang nhkworld, para relawan yang memasaknya tapi kadang warga yang mengalami bencana yang membawa bahan makanan yang ada di rumah mereka agar bisa dimasak bersama-sama.
Hidangan seperti 'ton-jiru', sup miso dengan daging babi dan sayuran, serta bubur 'zou-sui' menjadi pilihan populer.
Keduanya merupakan hidangan yang disajikan di mangkuk yang mengandung karbohidrat dan protein. Resep lainnya seperti sup 'suiton" dan 'kenchin-jiru' juga biasa dibuat untuk 'takidashi'.
Saat memasak untuk orang banyak, Anda tinggal menambah takaran bumbu dan sayuran yang ada dalam resep ini sesuai jumlah orangnya.
Tapi harap hati-hati saat menambah takaran air. Pertama, kalkulasi jumlah orang dengan resepnya, kemudian gunakan hanya sekitar 80 hingga 90 persen dari hasil kalkulasi tersebut.
Meskipun jumlah dikurangi, tapi mungkin kadar airnya akan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Jika demikian, tambahkan bumbu untuk menyesuaikan rasa.
Bahan-bahan Sup Dago-jiru untuk 4 porsi:
Baca Juga: Puan Maharani Ingin Pendidikan Agama Islam Dihapus, Begini Faktanya
1200 ml kaldu dashi
2 jamur shiitake kering
150g lobak daikon
100g atau 1 wortel kecil
50g atau 1/2 akar burdock atau gobo
2 daun bawang kecil
3 hingga 4 sendok makan pasta miso
Bahan untuk pangsit dango:
100g tepung terigu
sejumput garam
50ml air hangat
Persiapan:
1. Pertama, rendam jamur shiitake di dalam 200ml air hangat selama 1 hingga 2 jam. Jika ada waktu, rendam jamurnya terlebih dahulu dengan air dingin semalaman. Jamurnya akan menjadi lebih padat berisi.
2. Untuk pangsit dango, masukkan tepung terigu ke dalam mangkuk besar lalu tuangkan air hangat suam-suam kuku, tambahkan garam dan aduk rata.
Jika sudah merata, tambahkan airnya dan aduk dengan sumpit. Jika adonan sudah kalis, ulen dengan tangan. Tutup mangkuk dengan plastik atau kain basah.
3. Berikutnya, kikis bagian kulit gobo dengan bagian belakang pisau. Jika permukaannya sudah memutih, bilas.
Iris-iris tipis bagian ujung gobo sepanjang 3 hingga 4 cm dengan cara seperti meruncingkan ujung pensil. Rendam irisan gobo ke dalam mangkuk berisi air.
4. Kupas wortel dan lobak daikon, potong memanjang menjadi dua bagian dan kemudian dipotong memanjang lagi menjadi dua bagian.
Lalu iris-iris wortelnya dengan ukuran 4mm, sedangkan lobaknya diiris-iris setebal 5mm. Untuk jamur shiitake, potong batangnya dan iris-iris tipis bagian payung jamurnya.
Jangan buang air bekas rendaman jamur karena akan digunakan nanti. Potong daun bawang menjadi 4 bagian sama panjang dan kemudian diiris-iris tipis.
5. Tuang kaldu dashi dan 100ml air bekas rendaman jamur shiitake ke dalam panci. Tambahkan dengan irisan lobak daikon, wortel dan jamur shiitake.
Tiris gobonya dan kemudian dimasukkan juga ke dalam panci. Masak dengan api sedang. Ketika sudah mendidih, kecilkan apinya dan buang busa yang bermunculan.
6. Berikutnya pangsit dango. Bagi adonan menjadi bola-bola ukuran buah anggur, lalu pipihkan dengan jari Anda. Masukkan dango ke dalam panci.
Pastikan untuk mencubit bagian tengahnya terlebih dahulu agar cepat matang. Tutup dan rebus perlahan selama sekitar 30 menit.
7. Setelah 30 menit, ambil satu buah dango dan potong untuk memeriksa warna di dalamnya. Jika terlihat bening, matikan api kompor.
8. Masukkan pasta miso ke dalam panci dengan menapisnya di atas saringan. Didihkan supnya sekali lagi, dan sudah selesai.
Sajikan di mangkuk dengan ditaburi potongan daun bawang di atasnya. Selamat menikmati!