Dewan Pers: RKUHP Akan Menihilkan UU Pers

Tantrum

Selasa, 19 Juli 2022 | 21:20 WIB
Dewan Pers: RKUHP Akan Menihilkan UU Pers
Sejumlah mahasiswa mendatangi Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/6/2022) untuk melakukan aksi demontrasi menuntut draf RKUHP. ((Suara.com/Bagaskara))

TANTRUM - Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) tidak hanya mengandung banyak pasal kontroversial, melainkan membahayakan kebebasan pers dan demokrasi. Bahkan anggota Dewan Pers Arif Zulkifli menegaskan bahwa RKUHP menjadikan pers tidak lagi diatur UU Pers sebagai leks spesialis.

“RKUHP itu adalah intervensi yang sangat serius terhadap kemandirian pers dan sifat leks spesialisnya,” kata Arif Zulkifli, dalam jumpa pers Komite Keselamatan Jurnalis, Senin (19/7/2022).

Ia menjelaskan, prinsip UU Pers adalah memberikan kebebasan, bebas dari pembredelan, dan pers diberi wewenang untuk mengatur dirinya sendiri. Karena itu, UU Pers satu-satunya undang-undang yang tidak punya peraturan pemerintah dan turunannya. 

“Turunan UU Pers adalah peraturan Dewan Pers yang diatur komunitas pers sendiri lewat konstituen yang bergabung dalam Dewan Pers,” terangnya.

Karena sifatnya yang leks spesialis, UU Pers mengambil wewenang untuk mengatasi atau mengabaikan aturan sepanjang yang dipersoalan adalah terkait dengan pokok-pokok yang diatur Dewan Pers. 

“Kalau pers dipersoalkan akurasinya (beritanya), dia tidak dibawa ke polisi atau pengadilan tapi dibawa ke Dewan Pers untuk dimediasi, untuk pertemukan antara masyarakat yang mempersoalkan produk jurnalistik dengan pers yang mebuatnya. Hasilnya sebuah “hukuman” yang sifatnya etik. Jadi bukan hukuman pidana badan dan sebagainya. Itu prinsip yang mesti kita tegaskan kembali,” papar Arif Zulkifli.

Namun dengan adanya pasal-pasal RKUHP yang mengancam kebebasan pers, maka perlindungan hukum dari UU Pers dan keberadaan Dewan Pers sendiri menjadi terancam. Misalnya, RKUHP mengatur pasal untuk berita tidak lengkap atau berita yang bisa ditafsirkan sebagai berita bohong. 

“Dalam proses liputan, berita lengkap atau sempurna itu tidak ada, kalau ada baru belakangan, karena yang dikejar pers sebuah kebenaran jurnalistik bukan kebenaran hukum. Kebenaran hukum berbeda dengan kebenaran jurnalistik. Tujuan kebenaran jurnalistik memberitahukan kepada publik, bukan menghukum orang yang ditulisanya. Urusan pers adalah persoalan publik, sehingga publik lebih berhati-hati (setelah mendapat informasi dari pers),” paparnya.

Ia mencontohkan terkait pemberitaan terorisme. Pers mengungkap berita terorisme meskipun pelakunya belum ditangkap dan diadili. Tugas pers bukan mengadili pelaku terorismenya, tapi memberitahu masyarakat bahwa suatu kondisi sedang tidak baik-baik saja karena adanya terorisme tersebut. Dengan demikian, masyarakat akan lebih berhati-hati.

baca juga

Menurutnya, jika pers dalam membuat satu berita harus utuh dan tidak sepotong-sepotong sebagaimana diatur RKUHP, maka hal ini akan sangat membebani pers. Karena setiap karya jurnalistik akan bisa dihukum dan dihadapkan degan pasal-pasal RKUHP. 

“Ini bahaya. RKUHP akan mereduksi peran Dewan Pers dan kemandirian pers situ sendiri. Ini catatan sangat-sangat penting,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Komite Keselamatan Jurnalis mengajukan permohonan keterbukaan informasi publik terhadap draft RKUHP ke DPR RI. Draft resmi RKUHP hingga kini masih ada di tangan DPR dan tidak dibuka ke publik. Penyusunan RKUHP dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Pers Sebut 9 Pasal Berpotensi Berangus Kebebasan Pers, Anggota DPR Sebut RKUHP Justru Melindungi

Dewan Pers Sebut 9 Pasal Berpotensi Berangus Kebebasan Pers, Anggota DPR Sebut RKUHP Justru Melindungi

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 16:31 WIB

Ahli Pers: Berita Jangan Menyesatkan dan Menggiring Opini Khalayak

Ahli Pers: Berita Jangan Menyesatkan dan Menggiring Opini Khalayak

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 16:20 WIB

Dewan Pers Soroti 9 Pasal di RKUHP, Anggap Keberadaannya Ancam Kebebasan Pers

Dewan Pers Soroti 9 Pasal di RKUHP, Anggap Keberadaannya Ancam Kebebasan Pers

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:18 WIB

Demo Tolak RKUHP, Mahasiswa di Serang Sebut Mereka Rawan Dipenjara

Demo Tolak RKUHP, Mahasiswa di Serang Sebut Mereka Rawan Dipenjara

Banten | Senin, 18 Juli 2022 | 19:03 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×