HAM Pasien Penyakit TB Harus Ditegakkan

Tantrum

Senin, 25 Juli 2022 | 06:24 WIB
HAM Pasien Penyakit TB Harus Ditegakkan
ilustrasi TBC (Istimewa)

TANTRUM - Hak asasi manusia (HAM) pasien penyakit tuberkulosis bronchus (TB) harus ditegakkan.

Pasalnya, banyak pasien urung sembuh dari penyakitnya akibat banyaknya stigma atau persepsi negatif dari masyarakat bahkan keluarga di Indonesia.

Itu merupakan salah satu temuan dalam penelitian TB Stigma Assesment yang dilakukan lembaga Sinergantara, Bandung, bekerja sama dengan Konsorsium Penabulu-STPI.

"Stigma terhadap orang dengan TB sering menyebabkan diskriminasi yang pada akhirnya menciptakan hambatan dalam mengakses layanan, keterlambatan pengobatan, hingga berhentinya orang dengan TB untuk berobat. Akibatnya, terjadi pelanggaran atas hak kesehatan orang dengan TB berkenaan dengan berbagai perlakuan diskriminatif tersebut," kata peneliti Sinergantara, Siti Fatimah, ditulis Bandung, Senin, 25 Juli 2022.

Siti mengatakan tingginya stigma terhadap orang dengan TB merupakan persoalan serius karena menghambat eliminasi TB. 

Stigma TB muncul dalam bentuk penghinaan, ejekan, diskriminasi, sampai dengan pengucilan dan isolasi sosial.  

Siti bersama timnya menemukan, menjaga jarak merupakan skala stigma yang mendapatkan respons tertinggi dalam asesmen ini. 

"Sebanyak 44,6 persen responden menyatakan perlu menjaga jarak sebagai bentuk rasa tanggung jawab untuk mencegah penularan," kata Siti.

Skala stigma dengan respons tertinggi kedua adalah ketakutan orang dengan TB untuk berterus terang kepada keluarganya mengenai penyakit yang diidapnya.

baca juga

Stigma menurut Siti, berdampak negatif pula terhadap upaya pencegahan, prosedur pelayanan, dan kebijakan yang berkaitan dengan eliminasi TB. 

Sebagai contoh, orang dengan TB enggan berobat karena takut akan dikucilkan. Mereka menyembunyikan penyakitnya, sehingga tidak mendapatkan dukungan untuk berobat.

"Pelanggaran atas hak kesehatan tersebut sama artinya dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia atau HAM," tukas Siti.

Panduan Kerangka Kerja HAM untuk Pencegahan TB (Human Rights Framework to Prevent TB) yang dikeluarkan WHO menyatakan, dukungan untuk menurunkan tingkat kerentanan orang dengan TB membutuhkan pemenuhan sejumlah hak asasi.

Pemenuhan HAM dalam panduan tersebut juga akan mendukung peningkatan akses terhadap diagnosis, pengobatan, dan perawatan TB, serta dukungan-dukungan lainnya yang diperlukan orang dengan TB.

Stigma terutama ditimbulkan oleh kesalahan informasi tentang apa yang menyebabkan TB, bagaimana penyakit ini ditransmisikan, dan apakah penyakit ini bisa disembuhkan atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Pernapasan, Ahli Sarankan Coba Posisi Tidur Ini!

Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Pernapasan, Ahli Sarankan Coba Posisi Tidur Ini!

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 18:26 WIB

Bipolar Disorder: Kami Tidak Gila

Bipolar Disorder: Kami Tidak Gila

Your Say | Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:29 WIB

Pangsa Pasar Pasien Asal Indonesia Besar, Rumah Sakit Malaysia Ini pun Ikut Kepincut

Pangsa Pasar Pasien Asal Indonesia Besar, Rumah Sakit Malaysia Ini pun Ikut Kepincut

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:07 WIB

Terkini

Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern

Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern

Bekaci | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air

Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air

Sport | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:52 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi

Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:44 WIB

Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu

Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu

Kaltim | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:32 WIB

Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?

Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:30 WIB

Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:30 WIB

Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan

Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:19 WIB

Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya

Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya

Jatim | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

×