Ke depan, warga RI juga masih perlu bersiap pada dolar yang masih berpotensi menguat. Apalagi kalau bukan karena kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu (27/7/2022) besok waktu setempat.
Para pelaku pasar memprediksikan setidaknya ada kenaikan sebesar 75-100 basis poin (bps). Namun, jika mengacu pada FedWatch hanya sebanyak 9% memprediksikan kenaikan 100 bps, sisanya memprediksikan kenaikan 75 bps.
Selain itu, pada Kamis (28/7) juga akan dirilis data pertumbuhan ekonomi AS. Pada kuartal I-2022 pertumbuhan ekonomi AS berkontraksi di -1,6%.
Namun, konsensus analisTrading Economicsmemprediksikan pertumbuhan kuartal II-2022 akan berada di 0,4% dan prediksi analis Trading Economics berada di 0,6%.