Harga Bubur Hanya Rp 1000, Sontak Viral di TikTok

Tantrum | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 16:45 WIB
Harga Bubur Hanya Rp 1000, Sontak Viral di TikTok
Bubur Rp1.000 (TikTok @den_kentung)

TANTRUM - Beberapa daerah di Indonesia masih mematok harga terbilang murah untuk makanan yang dijual, jika dibandingkan dengan harga makanan yang dijual di kota-kota besar.

Hal tersebut diperlihatkan oleh seorang warganet yang masih bisa membeli sarapan seharga Rp 1.000 dan menjadi viral di media sosial.

Sebuah video dibagikan oleh akun TikTok den_kentung belum lama ini, pemilik akun mengaku sedang pulang ke kampung halamannya dan berniat membeli sarapan.

Ia bersama dengan anggota keluarga yang lain terlihat menghampiri penjual bubur dan gorengan di salah satu rumah warga setempat. Penjual tersebut menjual bubur yang dilengkapi dengan lauk sayur dan tahu.

Saat ditanya harga, penjual mengaku bahwa pembeli bisa memilih ingin membeli seharga Rp 1.000 atau Rp 1.500.

Pemilik akun pun memilih seporsi bubur seharga Rp 1.000. Ia membelinya untuk empat piring dan beberapa potong gorengan. Total yang ia habiskan untuk membeli sarapan hanya Rp 10.500.

"1.000 buat parkir (tanda silang). 1.000 buat sarapan (tanda centang). Bubur 4 piring, dibungkus 2, bubur setengah porsi 1 piring, gorengan 6. Ini enaknya kalau pulang ke kampung," tulis pemilik akun dicuplik dari Suara.com, Jumat, 29 Juli 2022.

Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 705.200 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 40.700 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.

Tak sedikit warganet lainnya yang kaget melihat porsi sarapan tersebut karena terbilang cukup banyak untuk sarapan seharga Rp 1.000. Sayangnya hingga kini lokasi bubur super murah itu belum diketahui pasti.

"Nggak tega banget beli harganya 1000. Bukan murah lagi sih, sedekah ini namanya. Semoga sehat selalu bu," tulis akun @bukananyuk

"1000 rupiah ngambil untung darimana bu, sedangkan sekarang apa-apa semua pada naik. Kasihan loh ibunya," komentar @kiki.rianti

"Sebenernya masih ada untungnya kok, soalnya kan bubur itu beras dikit aja jadi banyak banget. Cuma ya bayar 1000 nggak tega," tambah @gracielabella92

"Di kampungku, Klaten, namanya sego tumpang atau bubur lethok. Kebetulan bude aku jualan ini di rumah, pas harganya 1000 juga. Bingung kok bisa murah banget," ungkap @fbieberr

"Yang bubur setengah porsi cuma 500 perak. Nggak tega bayarnya asli," sahut @mamas.almun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Video Konvoi Ojol Perempuan Bawa Paket, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya

Viral Video Konvoi Ojol Perempuan Bawa Paket, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya

Lifestyle | Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:24 WIB

Lagi Salat, Perempuan Ini Dibuat Panik Gegara Tikus Berjalan di Kepalanya, Warganet: Lebih Seram dari Makmum Gaib

Lagi Salat, Perempuan Ini Dibuat Panik Gegara Tikus Berjalan di Kepalanya, Warganet: Lebih Seram dari Makmum Gaib

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:25 WIB

Demi Anak, Ibu Tunggal Rela Curi Dekorasi Ulang Tahun Seharga Rp 162 Ribu Hingga Dipenjara, Publik Ramai Kasih Bantuan

Demi Anak, Ibu Tunggal Rela Curi Dekorasi Ulang Tahun Seharga Rp 162 Ribu Hingga Dipenjara, Publik Ramai Kasih Bantuan

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:22 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:22 WIB

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:19 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:12 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:11 WIB

Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi

Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:58 WIB

Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar

Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:51 WIB

Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing

Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:39 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara

Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:28 WIB