Cara Menyembuhkan dari Khodam Leluhur

Tantrum | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 12:07 WIB
Cara Menyembuhkan dari Khodam Leluhur
primbon

TANTRUM - Jin khodam bisa menurun ke anak cucu. Jin ini sering kali dikenal sebagai jin nashab atau jin saka. 

Makhluk ghaib ini bisa menurun kepada keturunan orang yang mempunyai khodam, pusaka, ilmu-ilmu kesaktian akibat perjanjian di masa lalu.

Menurut Buku Ensiklopedia Ruqyah karya Iding Sanus, pada masa dahulu ada orang yang bekerja sama dan mempunyai ikatan perjanjian dengan bangsa jin untuk saling bantu dan menjaga. 

"Biasanya orang ini berprofesi sebagai jawara, dukun, bahkan tokoh masyarakat yang disegani," kata Iding dicuplik dari Sindo News, Jumat, 19 Agustus 2022. 

Menurut Iding, ketika orang ini meninggal dunia, biasanya jin temannya itu akan tetap setia menjaga anak cucunya. 

"Karena jin umurnya bisa ratusan bahkan ribuan tahun, maka hal ini bisa terjadi sampai beberapa generasi pada manusia yang diikutinya," ujar Iding.

Umumnya, kata Iding Sanus, jin leluhur ini bersikap egois dan selalu ingin mengatur orang yang diikutinya. 

Sehingga jika ada hal yang dilakukan orang bersangkutan tidak disukainya maka ia akan menyakiti dan mengganggu orang yang diikutinya itu. 

Hal ini kadang kala sangat berpengaruh pada kehidupan orang yang bersangkutan. Ia kadangkala jadi seperti orang yang mempunyai kepribadian ganda. Sering melakukan hal - hal di luar kontrol dan kendali dirinya. 

Iding bilang, orang yang diganggu jin keturunan akan banyak mengalami kesulitan dalam berkarir dan mencari jodoh. 

Iding juga menjelaskan, jin keturunan tidak mengganggu semua keturunan orang yang memiliki perjanjian dengan jin. 

"Dari beberapa orang bersaudara biasanya tidak semua dirasuki jin nashab, misalnya dari lima bersaudara maka yang terkena biasanya hanya satu atau dua orang saja," ucap Iding.

Sejumlah kalangan praktisi ruqyah menyebut ciri-ciri seseorang yang terkena jin nasab semisal indigo sejak kecil, bisa merasakan hal-hal ghoib sejak kecil, tetiba bisa mengobati, merasa ada yang mengikuti, sering sakit kepala di bagian depan, mata mudah capek, sering bermimpi bertemu dengan orang yang sudah meninggal, mimpinya sering menjadi kenyataan, firasatnya jitu, bisa menebak dengan jitu, ketika berada di suatu tempat merasa pernah di tempat tersebut, dan masih banyak lagi. 

Gangguan jin keturunan yang paling parah adalah apabila jin tersebut mencintai manusia yang ditempatinya. 

Pada beberapa kasus, jin keturunan yang mencintai manusia ini tidak mau keluar, bahkan rela mati dengan ruqyah daripada harus keluar dari tubuh manusia yang dicintainya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beberapa Tanda Orang Dilindungi Khodam Leluhur Menurut Primbon Jawa

Beberapa Tanda Orang Dilindungi Khodam Leluhur Menurut Primbon Jawa

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:40 WIB

Beredar Video Lawas Megawati Jadi Anggota Paskibraka Tahun 1964, Warganet: Masih Muda Banget

Beredar Video Lawas Megawati Jadi Anggota Paskibraka Tahun 1964, Warganet: Masih Muda Banget

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:58 WIB

Perbedaan Paskibra dan Paskibraka, Jangan Sampai Keliru!

Perbedaan Paskibra dan Paskibraka, Jangan Sampai Keliru!

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:42 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB