Tinggi Paparan HIV di Kelompok Pekerja Swasta Kota Bandung

Tantrum

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 06:03 WIB
Tinggi Paparan HIV di Kelompok Pekerja Swasta Kota Bandung
Ciri-Ciri HIV AIDS (unsplash)

TANTRUM - Pekerja swasta di Kota Bandung menjadi kelompok paling tinggi terpapar oleh HIV sebanyak 31.01 persen setara dengan 1.842 kasus.

Peringkat paparan HIV itu disusul oleh kelompok wiraswasta 15 persen, ibu rumah tangga 11,8 persen setara 653 kasus dan mahasiswa 6,97 persen atau setara 414 kasus.

Besaran angka itu dari jumlah total 5.943 orang berdomisili sebagai warga Kota Bandung. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, terdapat 4.000an warga lainnya yang ikut serta memeriksakan HIV di Kota Bandung.

"Database dari Kemenkes di Kota Bandung yang tes HIV ada 10.800 orang. Kan pelayanan tes HIV ini menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) yang asli warga Bandung 6.000an. Sisanya akan kita sisir lagi," ujar Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung Sis Silvia Dewi saat dihubungi, ditulis Sabtu, 27 Agustus 2022.

Silvia mengatakan data itu merupakan akumulasi jumlah kasus dari tahun 1991 - 2021. Dalam periode itu, tiap tahunnya ditemukan 300 - 500 kasus paparan HIV.

Silvia menyebutkan jika dilihat paparan kelompok usia, sebanyak 45 persen usia produktif warga Kota Bandung yaitu 20 - 29 tahun terkena paparan HIV.

"Untuk usia 30-39 tahun 34 persen dan 2,7 persen atau setara 164 orang di rentang usia 0-14 tahun anak terpapar HIV saat ibu hamil," kata Silvia.

Diketahui pula dalam temuan kasus tersebut, pemicu terbanyak terjadinya penyebarluasan HIV adalah dari hubungan heteroseksual atau perilaku seksual berisiko hampir 40 persen.

Angka paparan melalui hubungan heteroseksual tersebut tiap tahun mengalami kenaikan. Pasalnya masih banyak warga yang kurang menyadari pentingnya datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa HIV.

baca juga

"Pemeriksaan HIV penting agar tidak menular ke orang lain, apalagi ke pasangan hidup. Dengan memeriksakan diri, maka paparan HIV akan berhenti di pengidap saja," jelas Silvia.

Silvia menerangkan tidak adanya gejala awal yang dirasakan oleh pengidap HIV menjadi faktor lain pengidap beresiko menularkan kembali kepada orang lain atau bahkan pasangannya.

"Yang jadi sedih itu kan HIV/AIDS itu kan terutama HIV-nya enggak ada gejala tuh, jadi banyaknya orang yang kena HIV tidak tahu kalau dia kena HIV. Akhirnya orang yang tertular ga sadar kalau ada ibu rumah tangga tertular lalu hamil akhirnya punya anak yang positif," ungkap Silvia.

Namun, berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya sebut Silvia, paparan tertinggi HIV yaitu akibat menggunakan alat atau jarum suntik yang tidak steril.

Seperti diketahui banyak pengidap HIV akibat penggunaan tidak steril jarum suntik. Jumlahnya hampir 40 persen, tetapi sekarang menurun 30, 9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jembatan Cika Cika Bandung Diharapkan Bikin Warga Sayang Sungai

Jembatan Cika Cika Bandung Diharapkan Bikin Warga Sayang Sungai

Tantrum | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 22:02 WIB

Hati-hati Parkir Liar di Alun-alun Bandung karena Bakal Ada Penertiban

Hati-hati Parkir Liar di Alun-alun Bandung karena Bakal Ada Penertiban

Tantrum | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 20:01 WIB

Bisakah HIV Menambah Risiko Terinfeksi Covid-19 dan Cacar Monyet? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Bisakah HIV Menambah Risiko Terinfeksi Covid-19 dan Cacar Monyet? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 19:54 WIB

Mahasiswa, Ini Dia 3 Trik untuk Membuat Dosen Tertarik pada Kemampuanmu

Mahasiswa, Ini Dia 3 Trik untuk Membuat Dosen Tertarik pada Kemampuanmu

Your Say | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 20:40 WIB

Terkini

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:15 WIB

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:10 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:03 WIB

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:57 WIB

×