4 Tips Sendi Sehat bagi Lansia

Tantrum | Suara.com

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 09:10 WIB
4 Tips Sendi Sehat bagi Lansia
Lansia di Jepang tengah berolahraga pedang. (Carabo from Pixabay)

TANTRUM - Seiring dengan pertambahan usia atau kondisi akibat penyakit tertentu, sendi pada tubuh lansia cenderung rentan mengalami peradangan.

Jaringan halus pada bantalan sendi akan menghilang mengikuti usia, karena perubahan sistem tulang dan otot akibat pertambahan usia memicu penuaan pada sel-sel, termasuk sel pada jaringan sendi. 

Menurut dr. Carla Pramudita Susanto dari laman Hello Sehat, dicuplik Sabtu, 27 Agustus, 2022, kondisi ini tak jarang memicu masalah sendi yang dapat mengganggu kualitas hidup lansia.

Memiliki sendi sehat adalah impian bagi sebagian besar orang terutama yang sudah memasuki usia senja. 

Salah satu masalah umum yang dialami sebagian besar lansia adalah sendi. Saat memasuki usia yang semakin senja, gejala dari radang sendi cenderung semakin buruk.

Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi yang semakin parah seiring berjalannya waktu.

Pada akhirnya, rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi menyebabkan ruang gerak lansia menjadi semakin terbatas.

Selain faktor usia, radang sendi pada lansia juga bisa semakin parah jika disertai dengan faktor berikut:

- riwayat kecelakaan atau cedera di masa lalu,
- riwayat keluarga atau keturunan,
- kelebihan berat badan atau obesitas, dan
- intensitas aktivitas fisik yang terlalu berat.

Meski demikian, radang sendi merupakan kondisi yang dapat dikendalikan dengan cara mengurangi faktor risiko yang ada. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terkait hal tersebut.

Selain itu, Anda juga dapat memilih jenis vitamin sendi berbahan alami yang aman untuk dikonsumsi lansia.

Fungsi ini tentunya bermanfaat bagi lansia yang mengalami kondisi osteoarthritis atau peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan.

Penting bagi lansia untuk melakukan sejumlah cara menjaga kesehatan sendi, agar risiko masalah sendi bisa terhindarkan atau tidak menjadi lebih parah. Berikut ini bisa Anda coba lakukan.

1. Rutin berolahraga ringan

Risiko radang sendi pada lansia tidak menjadi alasan untuk menghentikan kebiasaan berolahraga. 

Para lansia justru dianjurkan untuk tetap aktif dalam melakukan kegiatan, termasuk berolahraga.

Pasalnya, dikutip dari Better Health, olahraga ringan yang dilakukan lansia dapat meningkatkan massa otot dan menjaga kelenturan sendi. Ini membuat rasa kaku akibat radang sendi semakin berkurang dan bisa dicegah.

Anda dapat memilih jenis olahraga yang berisiko lebih kecil terhadap kesehatan sendi, seperti berjalan santai, yoga, atau tai chi.

Namun, pastikan Anda selalu melakukan pemanasan sebelum memulai olahraga untuk menghindari risiko cedera.

Anda juga dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait jenis olahraga yang aman dan sesuai dengan kemampuan fisik.

2. Menjaga berat badan ideal

Adapun cara menjaga kesehatan organ sendi dalam tubuh adalah dengan menjaga berat badan ideal.

Pasalnya, berat badan yang berlebih dapat membuat sendi menopang beban yang lebih besar. Hal ini turut memengaruhi kinerja sendi sehingga lebih rentan mengalami gangguan sendi.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk tetap menjaga berat badan ideal supaya sendi tetap sehat dan terhindar dari risiko radang sendi.

3. Rutin cek kesehatan dengan dokter

Memeriksa kesehatan secara rutin menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan terutama saat memasuki usia senja.

Selain untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan atau tindakan lanjut jika ditemukan gejala-gejala tertentu pada fisik Anda.

Anda dapat memeriksakan kesehatan tulang dan sendi secara berkala dengan dokter ortopedi. 

Dengan rutin melakukan cek kesehatan, Anda dapat terhindar dari risiko masalah sendi yang parah.

4. Melengkapi asupan harian dengan suplemen

Guna menjaga kesehatan sendi di usia senja, ada baiknya Anda juga melengkapi asupan harian dengan mengonsumsi vitamin sendi untuk lansia.

Selain menjaga asupan dengan makanan bernutrisi tinggi, mengonsumsi vitamin khusus sendi dapat membantu memperbaiki pengeroposan tulang rawan dan gangguan sendi pada usia lanjut.

Tak hanya itu, fleksibilitas sendi juga ikut terjaga sehingga Anda bisa tetap aktif bergerak di usia senja. 

Maka dari itu, pilihlah vitamin sendi berbahan alami yang aman untuk dikonsumsi lansia agar tetap bugar di usia tua!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli saraf Membagikan Tips agar Otak Lebih Sehat, Salah Satunya Tidak Begadang!

Ahli saraf Membagikan Tips agar Otak Lebih Sehat, Salah Satunya Tidak Begadang!

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 20:27 WIB

5 Tips agar Menjadi Cerdas di Era Digital

5 Tips agar Menjadi Cerdas di Era Digital

Your Say | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 17:05 WIB

3 Langkah Ampuh Menghadapi Orang Egois, Jangan Ikut-ikutan!

3 Langkah Ampuh Menghadapi Orang Egois, Jangan Ikut-ikutan!

Your Say | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:08 WIB

Survei Gaya Hidup Sehat: 99% Orang Indonesia Telah Menyadari Pentingnya Upaya Preventif Menjaga Kesehatan

Survei Gaya Hidup Sehat: 99% Orang Indonesia Telah Menyadari Pentingnya Upaya Preventif Menjaga Kesehatan

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:28 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa

Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:29 WIB

Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi

Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi

Sumsel | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:18 WIB

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:42 WIB

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:33 WIB

Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda

Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:00 WIB

Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas

Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:55 WIB