Bisakah Udara Jadi Medium Penyebaran Cacar Monyet? Simak Penjelasan Ilmiahnya

Tantrum Suara.Com
Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:51 WIB
Bisakah Udara Jadi Medium Penyebaran Cacar Monyet? Simak Penjelasan Ilmiahnya
Monkey Pox atau Cacar Monyet (suara.com)

TANTRUM - Cacar monyet alias monkeypox tidak bertransmisi melalui udara dalam waktu singkat. 

Pernyataan itu dilayangkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC). CDC menyebutkan penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan pasien. "

Cacar monyet menyebar lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada tubuh seseorang yang terkena cacar monyet, atau melalui kontak langsung dengan bahan yang menyentuh cairan atau luka tubuh, seperti pakaian atau linen," tulis CDC di laman resminya, dicuplik dari CNBC, Selasa, 30 Agustus 2022.

CDC menuliskan studi sebelunya mengenai cacar monyet menular lewat sekresi pernapasan nampaknya jarang terjadi. 

Sebagian besar kasus dilaporkan karena melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi terkena penyakit ini.

Lembaga itu mencontohkan tidak ada kasus cacar monyet pada mereka yang berada di sekitar pasien dalam pesawat terbang. Termasuk pada penerbangan internasional yang memakan waktu panjang

CDC menjelaskan terdapat perbedaan penularan lewat udara dan sekresi pernapasan. Penularan lewat udara terjadi saat partikel virus kecil menjadi tersuspensi di udara dan bisa tertinggal dalam jangka waktu tertentu. 

Partikel akan menyebar lewat udara dan terkadang masuk setelah orang yang terinfeksi telah pergi.

"Sebaliknya, cacar monyet bisa ditemukan dalam tetesan seperti air liur atau sekresi pernapasan yang keluar dari udara dengan cepat. Penularan monkeypox jarak jauh [misalnya lewat udara] belum dilaporkan," jelas CDC.

Baca Juga: Diam-diam Lakukan Hal Ini, Publik Terharu Lihat Sikap Baekhyun EXO

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan Covid-19 dan cacar monyet memiliki beberapa hal yang membedakannya. Termasuk penularan cacar monyet yang terjadi saat bintik-bintik sudah terlihat pada pasien.

"Itu sebabnya kenapa dia cepat penularannya kan orang enggak tahu dia sakit, kita dekat-dekat sama dia tahu-tahu kita ketularan. Kalau cacar monyet enggak, dia harus bintik-bintik dulu keluar nanah baru dia bisa menular. Kalau dia belum keluar tuh bintik-bintiknya dia tidak menular," kata Budi beberapa waktu lalu.

Indonesia juga sudah melaporkan kasus pertama cacar monyet. Pasien berusia 27 tahun asal Jakarta itu dikatakan memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI