Aksi 'Romantis' Putri Candrawathi terhadap Ferdy Sambo Terekam Kamera, Masuk Kategori Stockholm Syndrome?

Tantrum

Jum'at, 02 September 2022 | 15:03 WIB
Aksi 'Romantis' Putri Candrawathi terhadap Ferdy Sambo Terekam Kamera, Masuk Kategori Stockholm Syndrome?
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J ; Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winnato)

TANTRUM - Kini marak beredar video adegan rekonstruksi pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J). 

Namun yang kini ikut disorot sejumlah warganet adalah aksi 'romantis' Putri Candrawathi terhadap Ferdy Sambo

Hal itu marak menuai kritik keras warganet yang menilai, tak seharusnya tersangka pelaku pembunuhan.

Psikolog klinis dan founder dari pusat konsultasi Anastasia and Associate, Anastasia Sari Dewi, menyebut di budaya timur, adegan romantis baik dalam film maupun internet memang mudah menuai perhatian publik. 

Pasalnya berbeda dengan budaya barat, menunjukkan sikap romantis di ruang publik adalah hal lumrah sehingga tak lagi dianggap hal besar oleh masyarakat.

"Kalau di luar negeri mungkin terbiasa melihat di jalan raya orang pelukan, gandengan, rangkulan, ciuman, dan itu biasa saja. Tapi di sini itu sesuatu yang langka, jarang, dan akan menarik perhatian. Sesuatu yang langka atau jarang itu akan menarik perhatian," terangnya dicuolik dari detikcom, Jumat, 2 September 2022.

"Ini kan memang perhatiannya tinggi sekali ke situ plus ada perilaku-perilaku yang memang jarang dilihat di publik. Pejabat dengan istrinya yang menunjukkan romantisme sampai seperti itu. Sehingga ini menjadi sesuatu yang langka dan semakin menarik perhatian. Jadi kombo menarik perhatiannya," lanjut Sari.

Lebih lanjut, ia menyinggung 'stockholm syndrome' di balik fenomena maraknya romantisisasi warganet terhadap konten Sambo dan Putri Candrawathi. 

Ia menjelaskan bahwa dalam sindrom tersebut, pihak yang menjadi korban justru simpatik kepada pihak pelaku kejahatan. Alih-alih marah kepada pelaku, pihak korban justru kasihan kepada pelaku.

baca juga

"Kalau bicara tentang sensasi emosi seperti ini, mungkin familiar dengan 'stockholm syndrome' di mana ini merupakan sensasi emosi yang dirasakan oleh korban. Dia harusnya merasa marah, takut, benci, tapi ini kebalikannya. Dia justru merasakan simpatik dengan pelakunya," jelasnya.

"Stockholm syndrome ini sebetulnya adalah salah satu bentuk mekanisme pertahanan diri manusia secara psikologi karena lelah. Daripada melawan terus, marah, takut terus, atau benci terus, akhirnya dia berusaha menerima kondisi dia dengan cara bersimpati terhadap pelaku," sambung Sari.

Lebih lanjut, Sari berharap pihak keluarga korban dan masyarakat bisa objektif dalam memantau perkembangan kasus pembunuhan tersebut. Tak lain, agar tindak lanjut terhadap kasus tersebut bisa terus berjalan kondusif.

Penting juga untuk pengguna internet tidak saling melontarkan hinaan di kolom komentar konten-konten terkait Sambo. Sari khawatir, sikap tersebut justru memicu penggiringan opini dan simpang siur informasi.

"Kembali lagi, semoga keluarga korban dalam kasus ini tetap bisa objektif, didampingi orang-orang yang profesional sehingga tidak ada sindrom seperti ini khususnya dari keluarga korban. Dari netizen juga sama, tidak ada yang mengubah perasaan lelah dari kasus ini, marah dengan kasus ini, justru dengan perasaan iba. Ini justru nanti jadi tidak berjalan dengan kondusif," bebernya.

"Ingat bahwa fenomena sindrom ini tetap ada jadi saat berkomen di media sosial secukup saja, sewajarnya saja. Apa yang dirasakan oleh hati pribadi tidak perlu dipaksakan harus orang lain merasakan. Apalagi ini kasus yang memang cukup sensitif," tukas Sari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Setuju Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Anak, Bio One Geram: Boleh Gampar sama Dorong Orang Nggak?

Anggota DPR Setuju Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Anak, Bio One Geram: Boleh Gampar sama Dorong Orang Nggak?

Entertainment | Jum'at, 02 September 2022 | 14:00 WIB

Malu Laporkan Kasus Pelecehan, Putri Candrawathi Lebih Pilih Mati

Malu Laporkan Kasus Pelecehan, Putri Candrawathi Lebih Pilih Mati

Tantrum | Jum'at, 02 September 2022 | 13:48 WIB

Terkuak! Kasus Brigadir J Bikin Banyak yang Rebutan Jadi Pengacara Ferdy Sambo

Terkuak! Kasus Brigadir J Bikin Banyak yang Rebutan Jadi Pengacara Ferdy Sambo

News | Jum'at, 02 September 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:44 WIB

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:41 WIB

Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal

Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal

Sumbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:41 WIB

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:36 WIB

Sudah Bayar Tepat Waktu, Kenapa Kita Harus Merugi karena Listrik Padam?

Sudah Bayar Tepat Waktu, Kenapa Kita Harus Merugi karena Listrik Padam?

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:35 WIB

Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya

Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:33 WIB

Bank Sumsel Babel Hadirkan BSB Prioritas, Layanan Perbankan Premium Sentuhan Personal

Bank Sumsel Babel Hadirkan BSB Prioritas, Layanan Perbankan Premium Sentuhan Personal

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:29 WIB

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:28 WIB

Kelly Pearl Cream Gunanya untuk Apa? Ini Review, Manfaat, dan Status BPOM Terbarunya

Kelly Pearl Cream Gunanya untuk Apa? Ini Review, Manfaat, dan Status BPOM Terbarunya

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:26 WIB