TANTRUM - Bergerak aktif, termasuk dengan senam jantung, merupakan salah satu upaya paling penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Dilansir WebMD, orang yang tidak rutin berolahraga ternyata 2 kali lebih berisiko terkena penyakit jantung daripada mereka yang lebih rajin olahraga.
Gerakan demi gerakan olahraga dapat membantu meningkatkan denyut jantung. Hal ini menandakan bahwa jantung Anda sedang memompa darah lebih cepat ke seluruh tubuh, sehingga oksigen yang tersalurkan pun semakin banyak.
Semakin banyak oksigen yang dialirkan, maka organ-organ tubuh seperti jantung dan paru-paru dapat bekerja dengan maksimal.
Tak hanya bagi jantung, gerakan senam juga dapat membakar kalori tubuh sehingga berat badan Anda tetap stabil.
Kelebihan berat badan dan obesitas menjadi faktor risiko terhadap banyak gangguan kesehatan: Mulai dari tekanan darah tinggi (hipertensi), kolesterol tinggi, serangan jantung, hingga stroke.
Menurut dr. Kartika Mayasari dari laman honestdocs, Sabtu, 17 September 2022, tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga dan Anda pun tak perlu menjadi atlet handal agar bisa rutin berolahraga.
Untuk melakukan gerakan senam jantung pun, Anda bahkan tidak memerlukan alat khusus danlebih hemat tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Terlebih, di saat pandemi seperti sekarang yang tampaknya cukup menakutkan untuk berlama-lama beraktivitas di luar ruangan, gerakan senam jantung bisa dilakukan di rumah. Yuk, pelajari beberapa gerakan untuk pemula seperti berikut ini:
Baca Juga: Redakan Nyeri Punggung dan Sendi, 7 Manfaat Gerakan Salat
1. High knees
Gerakan senam jantung ini dilakukan seperti saat Anda sedang berjalan kaki, tetapi lutut diangkat agak tinggi.
Gerakannya pun sangat sederhana sehingga bisa dilakukan di mana saja. Begini cara melakukan gerakan high knees:
- Berdiri tegak dengan kaki rapat dan posisi lengan di samping tubuh;
- Angkat lutut kanan ke arah dada, lalu turunkan;
- Lakukan gerakan yang sama pada kaki kiri.
2. Butt kicks
Gerakan butt kicks adalah kebalikan dari high knees. Bukan mengangkat lutut tinggi-tinggi, tetapi Anda justru mengangkat tumit ke arah bokong.