Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Tari Merak dari Bandung

Tantrum Suara.Com
Senin, 19 September 2022 | 06:05 WIB
Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Tari Merak dari Bandung
Kegiatan Tari Merak Sadunya di Kantor Gubernur Gedung Sate yang menampilkan 1.000 orang dengan memakai kain kebaya. (Minggu, 18 September 2022). (Biro Adpim Jabar)

TANTRUM - Tari merak perlu dilestarikan dari level anak-anak hingga orang dewasa. Pasalnya, tarian yang berasal dari Bandung sudah mendapatkan predikat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Itu dikatakan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada kegiatan Tari Merak Sadunya di Kantor Gubernur Gedung Sate yang menampilkan 1.000 orang dengan memakai kain kebaya kemarin (Minggu, 18/9/2022). 

Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang positif dalam melestarikan salah satu budaya di Jawa Barat. 

"Kita ada kegiatan luar biasa yaitu gerakan Merak Sadunya (Sedunia) untuk melestarikan satu budaya Jawa Barat. Kedua, mensyukuri penganugerahan tari merak sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, juga dirangkaikan dengan Hari Perdamaian Dunia," ungkap Ridwan Kamil ditulis Senin, 19 September 2022.

Adanya kegiatan ini, Ridwan Kamil mengaku bahagia. Gerakan ini dapat dijadikan momentum saling menguatkan kebudayaan tradisional di Jawa Barat. 

"Nah saya sangat bahagia kenapa? Karena Jawa Barat secara umum prestasinya sangat baik, di bidang ekonomi juga punya banyak. Momentum untuk menguatkan kebudayaan-kebudayaan yang tradisional," sebut Ridwan Kamil. 

Menurutnya, perkembangan zaman dengan kecepatan teknologi digital yang serba canggih bisa menstimulus anak-anak kita dari asupan informasi budaya asing. 

Untuk itu, gerakan ini sangat membantu mengenalkan kembali kepada anak-anak dan bisa menjadi langkah awal untuk melestarikannya bersama-sama. 

"Kita tahu dengan revolusi digital budaya asing juga dengan mudahnya mempengaruhi alam bawah sadar anak-anak kita. Sehingga, tari merak ini kami dukung untuk dilestarikan dari level anak-anak sekolah sampai ibu-ibu, dan lain sebagainya," ucapnya. 

Baca Juga: Melihat Pertanda Buruk, Baca Doa Ini

Kemudian, ia menjelaskan tentang pepatah menjaga budaya yang dilontarkan Bapak Bangsa Indonesia: Soekarno, yakni apabila kita mempunyai kebudayaan, maka kehidupan akan berdaulat dengan ekonomi yang tercukupi.  

"Sehingga seperti Bung Karno bilang, punyalah kebudayaan yang berkepribadian sehingga dengan itu komplet trisakti, ekonominya berdikari, politiknya berkedaulatan. Kita akan gunakan tari merak ini di berbagai kesempatan dalam event kejawabaratan," tukas Ridwan Kamil.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI