Mengapa Puan Maharani Patut Dipilih? Karena Dosanya Disebut Paling Sedikit

Tantrum

Kamis, 29 September 2022 | 05:58 WIB
Mengapa Puan Maharani Patut Dipilih? Karena Dosanya Disebut Paling Sedikit
Ketua DPR Puan Maharani disebut pejabat yang paling sedikit dosanya di mata Tuhan. (Suara.com - Arya Manggala)

TANTRUM - Puan Maharani digadang-gadang akan maju ke gelanggang pemilihan presiden Pemilu 2024. Dan Wakil Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI ini dinilai memang patut dipilih. Salah satu alasannya, karena ia dinilai sebagai sosok yang paling sedikit dosanya. 

Hal itu dikatakan salah satu Youtuber Guru Gembul yang memiliki nama asli Johan Riyadi, Selasa (27/9/2022). Guru Gembul mengaku ia sudah memilih Puan Maharani sebagai bakal calon atau calon presiden dalam Pilpres 2024. 

Menurutnya ada tiga alasan mengapa harus memilih putri Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri itu. Ia menyebut Puan Maharani merupakan pejabat yang paling sedikit dosanya di mata Tuhan dibandingkan dengan pejabat-pejabat lain di Indonesia. 

Mengapa Puan Maharani bisa disebut paling sedikit dosanya, Guru Gembul pun menjelaskan alasannya. Yakni, Puan Maharani adalah pejabat yang mendapat hujatan lebih banyak daripada yang dia lakukan.

“Jadi yang menghujat banyak, tapi kerjanya kan lebih sedikit dari itu. Dalam kalkulasi pahala dan dosa, kalau kita mengumpat pada satu pihak, dosanya akan berkurang, pindah pada yang mengumpatnya,” kata Guru Gembul.

Sebagai contoh, saat Puan Maharani diundang dalam podcast Deddy Corbuzer dua tahun lalu, kebanyakan komentarnya negatif terhadap Puan. Begitu juga dengan akademisi UI yang juga pegiat media sosial, Ade Armando, yang biasa membela pemerintah ketika disuguhkan nama Puan Maharani justru malah membelot dan menghujat.

“Dengan alasan ini, Ibu Puan Maharani adalah orang yang tabungan pahalanya lebih banyak dari dosanya. Kita kan memilih yang paling sedikit dosanya,” ucap Guru Gembul sambil tersenyum.

Selain alasan sedikit dosanya, Guru Gembul juga menyebutkan dua alasan lagi mengapa dia memilih putri almarhum Taufik Kiemas itu sebagai calon presiden. Yakni buang suara dan korban politik.

Buang suara karena dia menganggap bahwa Puan Maharani adalah capres yang kecil kemungkinannya menang. Dengan memilih Puan Maharani, maka dianggap sebagai buang suara karena yang menang adalah capres lain. 

baca juga

Dengan begitu, dia tidak memiliki perasaan bersalah telah memilih capres yang di kemudian hari mengkhianati rakyat.

Soal korban politik, Guru Gembul menduga bahwa Puan Maharani adalah korban politik. Dia menceritakan dulu pernah ada siswanya yang memiliki keinginan menjadi pemain sepak bola. Yang jadi soal, orang tua anak itu seorang anggota TNI yang menginginkan anaknya juga menjadi TNI.

Dengan mengambil cerita itu, dia menduga Puan Maharani sebetulnya tidak ingin jadi pejabat, melainkan bidang-bidang lain seperti desainer atau lainnya. 

Tapi gara-gara di lingkungan terdalam kekuasaan di mana keluarganya secara turun-temurun jadi presiden maka dia pun didorong untuk jadi presiden. 

Puan Maharani tentu tidak bisa disalahkan, kata Guru Gembul. Yang salah adalah orang yang punya ambisi berlebihan yang sampai-sampai mengorbankan Puan Maharai sampai diolok-olok, juga mengorbankan rakyat karena menjadikan orang yang tidak mau dan tidak mampu dipaksa untuk jadi pejabat publik.

“Jadi ada dua pihak yang jadi korban. Ibu Puan Maharani di satu sisi, dan rakyat Indonesia di sisi lain,” papar Guru Gembul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Puan Maharani Cemberut Viral di Medsos

Video Puan Maharani Cemberut Viral di Medsos

Tantrum | Selasa, 27 September 2022 | 21:09 WIB

Penampakan Gelang Mewah Puan Maharani Saat Duet dengan Krisdayanti, Diduga Harganya Ratusan Juta!

Penampakan Gelang Mewah Puan Maharani Saat Duet dengan Krisdayanti, Diduga Harganya Ratusan Juta!

Tantrum | Minggu, 25 September 2022 | 13:58 WIB

Adian Napitupulu Sebut AHY Belum Pernah Jadi Ketua RT, Kader Demokrat Tanya Soal Buronan Harun Masiku

Adian Napitupulu Sebut AHY Belum Pernah Jadi Ketua RT, Kader Demokrat Tanya Soal Buronan Harun Masiku

Tantrum | Sabtu, 24 September 2022 | 20:54 WIB

Terkini

WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim

WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:48 WIB

Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang

Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:45 WIB

Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu

Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:45 WIB

Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil

Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:43 WIB

Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global

Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:42 WIB

Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi

Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:41 WIB

9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta

9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:40 WIB

Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan

Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:35 WIB

Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah

Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:35 WIB

DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya

DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:32 WIB

×