5 Tips Dasar Kesiapsiagaan terhadap Bencana

Tantrum

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 06:17 WIB
5 Tips Dasar Kesiapsiagaan terhadap Bencana
Ilustrasi Bencana Alam. (Pixabay)

Terdengar egois, namun faktanya adalah hal tersebut dimaksudkan untuk mengurangi risiko jatuh korban lebih banyak.

Bayangkan dalam suatu suatu penerbangan tiba-tiba tekanan udara drastis berubah sehingga kadar oksigen turun drastis membuat alat bantu pernafasan secara otomatis turun.

Lalu, dengan sembrononya kita lebih mendahulukan memasang alat bantu pernafasan untuk anak kita, padahal risikonya adalah dalam masa kritis tersebut kita dapat secara tiba-tiba kekurangan oksigen dan kehilangan tenaga untuk membantu anak kita.

Alih-alih dapat menyelamatkan anak kita justru kita dan anak kita menjadi korban semua. Namun, cerita akan berbeda semisal kita memiliki keterampilan dan pengetahuan khusus.

Ketika mendapatkan pelatihan pertolongan pertama, semua orang diberikan kewajiban moral untuk mencoba membantu orang yang ditemui dijalanan semisal terjadi kecelakaan ataupun kondisi-kondisi yang mengancam jiwa karena faktor kesehatan.

Selain itu juga disarankan untuk sebisa mungkin mencari pertolongan medis profesional terdekat secepatnya dan ketika tenaga medis profesional telah ada di lokasi.

Anda harus menyerahkan prosedur pertolongan kepada mereka, karena mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan yang lebih mumpuni dibanding kami.

3. Keselamatan Diri Adalah yang Paling Utama

Dalam keadaan darurat kita harus mengutamakan keselamatan diri kita, dalam hal ini terutama nyawa kita. Perhiasan, uang, barang berharga lainnya harus dikesampingkan jika keadaan darurat.

baca juga

Kita mungkin pernah mendengar berita bahwa seorang yang rumahnya terbakar, tiba-tiba kembali ke dalam rumah demi menyelamatkan barang berharganya yang tertinggal lalu akhirnya tewas karena terjebak api dan kekurangan oksigen.

Seluruh harta benda dan surat berharga masih dapat dicari dan diurus penggantiannya, namun nyawa dan keselamatan diri Anda tidak ada gantinya dan tidak mungkin diganti lagi.

Namun, jika memungkinkan dan keadaan tidak sedarurat itu bisa jadi penyelamatan dokumen berharga masih bisa dilakukan.

Untuk itu perlu bagi kita untuk mengumpulkan dokumen berharga seperti akta kelahiran, akta tanah, ijazah sekolah dan surat berharga lainnya dalam sebuah tas yang mudah dijangkau dan aman.

Sehingga ketika terjadi bencana kita dapat dengan mudah menyelamatkan dokumen tersebut tanpa harus mengorbankan keselamatan diri kita.

4. Peka dan Amati Lingkungan Sekitar serta Pastikan Jalur Keluar Terdekat

Menjadi ekstrovert ataupun introvert adalah karakter dan pilihan masing-masing orang. Namun, menjadi antipati dan terlalu cuek terhadap lingkungan justru akan membahayakan diri kita sendiri.

Jika kita sering berpergian dan berjalan-jalan serta menginap di berbagai tempat, sangat perlu bagi kita memperhatikan sekitar terutama potensi bahaya yang dapat terjadi serta jalur keluar (emergency exit) terdekat.

Itulah mengapa emergency briefing penting untuk dilakukan dalam setiap kegiatan. Kita harus proaktif untuk mencari informasi tentang prosedur keselamatan selama kita beraktivitas.

Bayangkan jika semisal kita sedang menginap di hotel lantai 30 lalu tiba-tiba bencana gempa bumi terjadi. Apa yang harus kita lakukan sedangkan kita pun tidak tahu lokasi jalur evakuasi dan emergency exit terdekat. Hal tersebut sangat berisiko bagi keselamatan diri dan keluarga kita.

5. Bekali Diri dengan Alat Keselamatan, Perlengkapan Darurat, dan Pengetahuan Pertolongan Pertama 

Setelah mengikuti berbagai macam pelatihan terkait keselamatan secara perlahan dan bertahap, kita menerapkannya dalm kehidupan sehari-hari salah satunya yaitu menyiapkan alat-alat dan obat-obatan P3K di rumah dan secara rutin mengecek kadaluarsanya.

Selain itu juga, menyiapkan satu tas emergency dimana di dalamnya ada berbagai kelengkapan emergency seperti alat P3K, alat penerangan, dokumen identitas, air minum, makanan dengan jangka kadaluarsa lama, lilin, korek api, pakaian ganti, handuk, selimut, pampers untuk anak, dan lain sebagainya.

Juga secara bertahap membagi pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana dan P3K terkait. Banyak hak-hal yang selama ini masih salah di tengah masyarakat kita tentang kesiapsiagaan dan P3K.

Contohnya saja, apa yang harus kita lakukan ketika gempa terjadi? Apakah langsung lari keluar ruangan ataukah berlindung di bawah meja sambil melindungi kepala?

Bagaimana jika jalur keluar tertutup timbunan bangunan? Bagaimana jika kita tertimpa reruntuhan? Hal-hal semacam itu perlu kita ketahui dengan mencari berbagai sumber sahih dan terpercaya serta lebih penting dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kesemua tips diatas adalah langkah awal bagi kita untuk menyiapkan diri kita dalam kesiapsiagaan bencana yang mungkin terjadi.

Kunci utamanya adalah kita harus terus meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kita tentang kesiapsiagaan bencana.

Karena, jika melihat fakta bahwa potensi gempa mega thrust, Sesar Lembang, tanah longsor, kebakaran, tsunami dan lain sebagainya sangat mungkin terjadi di Indonesia pada khususnya yang masuk pada rangkaian ring of fire.

Jika tidak menyiapkan diri kita dan keluarga kita, maka siapa lagi? Sudah saatnya kita makin peduli dan membekali diri atas kesiapsiagaan atas kegawatdaruratan dan bencana yang terjadi.

source: BPBD Kabupaten Bogor/Kompasiana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Sehat dan Panjang Umur? Lakukan Latihan Aerobik

Ingin Sehat dan Panjang Umur? Lakukan Latihan Aerobik

Tantrum | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 05:43 WIB

Enggak Perlu Ribet! Turunkan Berat Badan dengan Air Putih, Begini Caranya

Enggak Perlu Ribet! Turunkan Berat Badan dengan Air Putih, Begini Caranya

Tantrum | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 05:11 WIB

Kuku Kaki Bau? Hilangkan dengan Cara Ini

Kuku Kaki Bau? Hilangkan dengan Cara Ini

Tantrum | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 04:59 WIB

Terkini

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:29 WIB

BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia

BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia

Bekaci | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:22 WIB

×