1,7 Juta Remaja di Jabar Alami Anemia

Tantrum | Suara.com

Selasa, 15 November 2022 | 06:07 WIB
1,7 Juta Remaja di Jabar Alami Anemia
Ilustrasi gambar (freepik)

TANTRUM - Sebanyak 1,7 juta atau 40 persen remaja di Provinsi Jawa Barat mengalami kekurangan darah (anemia).

Agar tidak meningkat jumlahnya, Dinas Kesehatan Jawa Barat bekerja sama dengan lembaga Nutrisi Internasional sejak 2018 konsisten melakukan berbagai program upaya pencegahan anemia pada remaja putri. 

Menurut Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Jabar Prima Nurahmi, anemia bisa berakibat buruk pada bukan saja kesehatan penderita tapi juga keturunannya.

"Akibatnya bisa panjang, penderita anemia itu saat melahirkan bisa terjadi pendarahan, salah satu penyebab tertinggi kematian ibu melahirkan, kemudian bayi yang lahir kemungkinan menderita stunting dan sebagainya," ujar Prima ditulis Bandung, Selasa, 15 November 2022.  

Prima menjelaskan anemia  harus dicegah sejak dini, diantaranya dengan rutin mengonsumsi suplemen tablet tambah darah atau TTD satu kali dalam seminggu sepanjang tahun.

Penyaluran TTD melibatkan seluruh sekolah dan puskesmas yang ada. Alur penyalurnya, sekolah bisa mengambil suplemen TTD ke puskesmas dan memberikannya ke siswa remaja putri. 

"Itu rutin dilakukan dari usia 18 hingga 24 tahun, secara gratis dan tidak berefek samping karena ini bentuknya suplemen," kata Prima.

Penanggulangan anemia ini sebut Prima, harus melibatkan seluruh lintas instansi pemerintah. Bahkan diminta agar lebih gencar lagi dalam kampanye dan pelaksanaan TTD.

Prima menjelaskan, tanpa perhatian semua kelompok masyarakat gerakan atau program TTD akan terhambat.

Dicuplik dari laman Klik Dokter, anemia merupakan kondisi di mana seseorang tidak memiliki sel darah merah dalam jumlah yang cukup untuk mengantarkan oksigen ke berbagai jaringan yang terdapat di dalam tubuh. 

Mengalami anemia dapat membuat seseorang merasa lelah dan lemas. Terdapat berbagai jenis dari anemia, dan masing-masing memiliki penyebab yang berbeda. 

Anemia dapat terjadi sementara atau dapat menetap selama jangka panjang, dan memiliki derajat keparahan yang bervariasi dari ringan hingga berat. 

Terdapatnya anemia dapat disebabkan oleh adanya kondisi kesehatan lain yang mendasarinya.

Penanganan dari anemia dapat bervariasi, mulai dari konsumsi suplemen hingga menjalani prosedur medis tertentu. 

Sebagian jenis anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi diet sehat yang bervariasi dan bernutrisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadang Terlewat dan Lupa, Doa Sebelum Makan

Kadang Terlewat dan Lupa, Doa Sebelum Makan

| Selasa, 15 November 2022 | 04:51 WIB

Porprov XIV Jabar di Ciamis Digelar

Porprov XIV Jabar di Ciamis Digelar

| Senin, 14 November 2022 | 06:03 WIB

Tiga Daerah di Jabar Diguncang Rentetan Gempa Tektonik

Tiga Daerah di Jabar Diguncang Rentetan Gempa Tektonik

| Senin, 14 November 2022 | 05:35 WIB

Jangan Asal Nyelonong, Doa Masuk Kamar Mandi

Jangan Asal Nyelonong, Doa Masuk Kamar Mandi

| Senin, 14 November 2022 | 04:45 WIB

Peserta B20 Investment Forum di Bali Diajak Investasi di Kawasan Rebana Jawa Barat

Peserta B20 Investment Forum di Bali Diajak Investasi di Kawasan Rebana Jawa Barat

| Sabtu, 12 November 2022 | 11:45 WIB

Terkini

Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan

Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya

Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 19:57 WIB

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:52 WIB

Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi

Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 19:49 WIB

BRI Buka Program Donasi 3 Masjid Pertama Indonesia di 3 Benua

BRI Buka Program Donasi 3 Masjid Pertama Indonesia di 3 Benua

Bri | Minggu, 12 April 2026 | 19:46 WIB

Isi BBM di SPBU Vivo Lebih Murah dengan Cashback QRIS BRImo

Isi BBM di SPBU Vivo Lebih Murah dengan Cashback QRIS BRImo

Bri | Minggu, 12 April 2026 | 19:44 WIB

5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda

5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 19:35 WIB

4 Inovasi Hery Gunardi Bawa BRI Menuju Level Dunia

4 Inovasi Hery Gunardi Bawa BRI Menuju Level Dunia

Bri | Minggu, 12 April 2026 | 19:31 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB