"Jadi pertama dia orang Bogor yang dirawat di Rumah Sakit Atlet RSDC Kemayoran yang kedua di rawat di rumah sakit otak di Jakarta. Jadi mereka dirawat di Jakarta. Nah untuk penyeledikan epidemiologinya masih proses, karena kami juga baru dapat datanya dari teman - teman di Jakarta," tukas Dewi.
Dewi mengatakan kini petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang mengusahakan memperoleh riwayat perjalanan kedua warganya kepada keluarga.
Tujuannya agar mengetahui paparan COVID-19 varian XXB dapat dihambat dan diantisipasi penyebarannya.
Adanya dua warga Provinsi Jawa Barat yang terpapar COVID-19 varian XXB, tidak membuat panik masyarakat.