Produksi Minyak Makan Merah Mulai Januari 2023

Tantrum

Senin, 05 Desember 2022 | 11:42 WIB
Produksi Minyak Makan Merah Mulai Januari 2023
MenkopUKM Teten Masduki (Suara.com/Achmad Fauzi)

TANTRUM - Pabrik minyak makan merah di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang direncanakan akan beroperasi pada awal 2023. 

"Saya optimistis pilot project produksi minyak makan merah berjalan sesuai rencana, yaitu dapat di launching pada Januari 2023," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Sabtu.

Piloting ini dilakukan melalui kerja sama dengan PTPN III yakni Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Peneliti Hilirisasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Frisda Rimbun Pandjaitan menyatakan progress secara konstruksi pengembangan minyak makan merah saat ini mencapai 25 persen.

Hal tersebut dikarenakan curah hujan di Sumatera Utara yang relatif tinggi dan alat-alat pabrik yang masih dalam proses pemesanan.
 
"Progress kita secara keseluruhan sudah 25 persen dalam konstruksi karena sebagian alat dan mesin masih dalam proses preorder. Selain itu, curah hujan di Sumatera Utara akhir-akhir sangat luar biasa sehingga memang agak mengganggu kecepatan kita di dalam pembangunan pabrik," katanya.
 
Frisda berharap pembangunan pabrik dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang diberikan. 


"Kami juga sangat berharap piloting yang pertama ini jadi data pertama sehingga kami akan mengevaluasi, jadi nanti kalau dikelola oleh koperasi akan terdata dengan bagus sehingga bisa menjadi blueprint untuk koperasi-koperasi lainnya," tutur Frisda.
 
Produksi minyak makan merah melalui koperasi petani sawit ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong terciptanya kesejahteraan petani. Saat ini sebanyak 41 persen dari 15 juta lahan sawit dikelola petani secara mandiri.
 
Potensi tersebut, tentunya mampu menumbuhkan kesejahteraan petani melalui program korporatisasi kebun sawit.

 Ketua Koperasi Pujakesuma Oktri Wirawan merasa bangga karena koperasinya terpilih menjadi koperasi pilot project pengembangan minyak makan merah, terlebih memang teknologi minyak makan merah ini dimiliki oleh PPKS.
 
"Bangga bisa bekerja sama langsung dengan penemu teknologinya, sehingga apa pun nanti kendala nya yang kami hadapi bisa langsung dikonsultasikan dengan PPKS," ujar Oktri.
 
Untuk diketahui, minyak makan merah saat ini telah memperoleh sertifikasi SNI 9098:2022 dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Detail Engineering Design (DED) dari PPKS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Buat SKCK Online untuk Daftar Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2

Begini Cara Buat SKCK Online untuk Daftar Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2

News | Senin, 05 Desember 2022 | 11:23 WIB

Erick Thohir Dianggap Layak Maju Jadi Cawapres 2024, Analis Beri Alasan Ini

Erick Thohir Dianggap Layak Maju Jadi Cawapres 2024, Analis Beri Alasan Ini

News | Senin, 05 Desember 2022 | 09:15 WIB

Kementerian BUMN Minta Bank Plat Merah Perbanyak Porsi Kredit Kendaraan Listrik

Kementerian BUMN Minta Bank Plat Merah Perbanyak Porsi Kredit Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 05 Desember 2022 | 00:10 WIB

Terkini

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

×