Sri Mulyani Klaim Indonesia Berhasil Turunkan Tingkat Kemiskinan Relatif Cepat

Tantrum | Suara.com

Minggu, 14 Mei 2023 | 09:47 WIB
Sri Mulyani Klaim Indonesia Berhasil Turunkan Tingkat Kemiskinan Relatif Cepat
Kemiskinan ; Penduduk (Suara.com/Alfian Winanto)

TANTRUM - Indonesia mengklaim akan terus meningkatkan upaya untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan inklusif dengan memberantas kemiskinan ekstrem dan mengurangi gizi buruk (stunting).

"Melalui percepatan reformasi struktural, kami juga fokus mengatasi berbagai kesenjangan, termasuk dalam hal sumber daya manusia, infrastruktur, dan peranan kementerian/lembaga," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani dalam acara Dialog Bersama Negara Mitra G7.

Pertumbuhan inklusif adalah pertumbuhan yang menuntut partisipasi semua pihak agar turut andil dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian ketika perekonomian tumbuh, maka kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran akan menurun.

Seluruh upaya tersebut berkaitan dengan kesejahteraan yang sangat penting karena merupakan bagian dari cita-cita Indonesia, yaitu menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Untuk mewujudkannya, Sri Mulyani menuturkan Indonesia telah melakukan banyak hal.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan meningkatkan alokasi anggaran untuk perlindungan sosial, termasuk di masa pandemi COVID-19, sehingga  dari 10,2 persen selama pandemi menjadi 9,6 persen pada tahun 2022.

Langkah lain yang dilakukan yakni masih adanya alokasi wajib sebesar 20 persen dan 5 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan dan kesehatan. Pemerintah juga telah menerapkan penganggaran responsif berbasis gender, penganggaran inklusif untuk disabilitas, serta pendanaan belanja pemerintah yang ramah lingkungan.

"Kebijakan-kebijakan ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk menciptakan pertumbuhan dan pembangunan yang seimbang, inklusif, dan berkelanjutan," tegas Menkeu.

Acara Dialog Bersama Negara Mitra G7 merupakan salah satu rangkaian agenda Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara-Negara G7, yang membahas upaya bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Menkeu Sri Mulyani menjadi salah satu penanggap hasil penelitian Ekonom sekaligus Profesor di Universitas Columbia, Amerika Serikat Joseph Stiglitz yang mengemukakan mengenai ukuran kesejahteraan tidak hanya diukur dari dimensi pendapatan konvensional (ketimpangan, kemiskinan, pengangguran, dan lainnya). Tetapi, juga dari dimensi non pendapatan seperti lingkungan, kesehatan, kesehatan mental, pendidikan, modal sosial, dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemiskinan di Jateng Masih 10,93 Persen, Legislatif Ingatkan Pemerintah: Perlu Upaya untuk Mencapai Target

Kemiskinan di Jateng Masih 10,93 Persen, Legislatif Ingatkan Pemerintah: Perlu Upaya untuk Mencapai Target

Jawa Tengah | Minggu, 14 Mei 2023 | 07:16 WIB

Ada Anggaran Buat Daya Tahan Tubuh Supaya PNS Sehat Terus

Ada Anggaran Buat Daya Tahan Tubuh Supaya PNS Sehat Terus

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2023 | 17:27 WIB

Dikritik Anies, Anggaran Pengadaan Mobil Listrik PNS Hampir Tembus Rp1 Miliar/Unit

Dikritik Anies, Anggaran Pengadaan Mobil Listrik PNS Hampir Tembus Rp1 Miliar/Unit

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:53 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dilema Finansial Perempuan: Gaji Tak Seberapa, Ekspektasi Setinggi Langit

Dilema Finansial Perempuan: Gaji Tak Seberapa, Ekspektasi Setinggi Langit

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua

Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua

Jabar | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:56 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sisa 1 Hari Lagi, Marapthon Siapkan Konser Closing Besar di Istora Senayan

Sisa 1 Hari Lagi, Marapthon Siapkan Konser Closing Besar di Istora Senayan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50 WIB

Budaya Belanja Generasi Sekarang: Antara Self-Reward dan Self-Destruction

Budaya Belanja Generasi Sekarang: Antara Self-Reward dan Self-Destruction

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB

Profil Timnas Qatar: Menanti Hasil Investasi Besar Pasukan The Maroons

Profil Timnas Qatar: Menanti Hasil Investasi Besar Pasukan The Maroons

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:49 WIB