TANTRUM - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sekitar 99 ribu tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) dipesan untuk periode keberangkatan 31 Mei-4 Juni 2023 atau pada momen libur panjang akhir pekan.
"Libur nasional pada 1 Juni 2023 yang diikuti dengan cuti bersama di momen akhir pekan, volume penumpang KAJJ dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen mengalami lonjakan," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data pemesanan tiket jumlah volume pengguna jasa paling tinggi terjadi pada Kamis ini, di mana total terdapat sekitar 32 ribu pengguna berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
"Dari jumlah tersebut 18 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 14 ribu penumpang dari Stasiun Gambir," kata Eva.
Jumlah penumpang berangkat pada momen libur panjang akhir pekan ini meningkat lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan rata-rata penumpang di hari biasa.
Eva mengimbau bagi seluruh pengguna jasa KAJJ yang akan berangkat dari stasiun Pasar Senen dan Gambir agar memperhatikan kembali jadwal keberangkatannya mengingat mulai Kamis ini, Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) baru akan diberlakukan di seluruh Indonesia, termasuk untuk operasional KA di wilayah kerja KAI Daop 1 Jakarta.
Gapeka merupakan pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.
"Terdapat beberapa perubahan dari Gapeka sebelumnya, di antaranya waktu tempuh yang semakin singkat, penambahan jumlah perjalanan KA dan layanan naik. Penumpang untuk sejumlah KA yang sudah bisa dilakukan melalui Stasiun Jatinegara sebagai stasiun alternatif keberangkatan untuk warga Jakarta selain Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen," ujar Eva.
Gapeka 2023 memberikan percepatan waktu tempuh perjalanan KAJJ sebesar total 2.512 menit per hari. Rinciannya, efisiensi 880 menit pada KA argo, 585 menit pada KA eksekutif, 648 pada KA eksekutif campuran, dan 399 menit pada KA ekonomi.
Baca Juga: Malaysia Klaim Tolak Lawan Argentina dan Brasil, Iri dengan Timnas Indonesia?
Salah satu KA yang mengalami percepatan waktu tempuh perjalanan ialah KA Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan yang perjalanannya lebih singkat 49 menit, dari sebelumnya 7 jam 44 menit menjadi 6 jam 55 menit. Lalu, ada juga KA Fajar Utama Solo relasi Pasar Senen-Solo Balapan yang perjalanannya lebih singkat 50 menit, dari sebelumnya 8 jam 30 menit menjadi 7 jam 40 menit.