SuaraTasikmalaya.id - Teka-teki apa yang terjadi di Magelang masih misteri. Isu besar yang dilontarkan Kuat Ma'ruf dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi adalah tentang pelecehan seksual dan perkosaan.
Ada saksi kunci yang juga ada di Magelang, yakni Bripka RR yang justru melihat hal bertentangan dari kesaksian Kuat dan Putri.
Ketika itu Brigadir J dan Kuat bertengkar lantaran dituduh melakukan pelecehan pada istri Ferdy Sambo.
Saat itu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, berbalik marah pada Kuat lantaran difitnah telah melecehkan istri Ferdy Sambo.
Ketika itu, dikatakan Bripka RR, jika Brigadir J mengalah, menjauhi Kuat Maruf.
Namun, Bripka RR mendapat perintah untuk membawa Brigadir J ke kamar Putri.
Brigadir J awalnya tidak mau lantaran masih marah pada Kuat yang menuduhnya melakukan pelecehan.
Namun Bripka RR memaksa Brigadir J dengan cara membujuknya agar segera menemui istri Ferdy Sambo di kamar.
Pertengkaran di Magelang
Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Gambar, Ungkap Karakter yang Mungkin Belum Anda Ketahui
![Kolase Putri Candrawathi dan tersangka Kuat Maruf. Keduanya beraam tiga lainnya jadi tersangka pembunuhan Brigadir J. [Dok.Istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2022/09/08/1-kolase-putri-candrawathi.jpg)
Bripka RR atau Bripka Ricky Rizal mengungkap peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah.
Dari keterangan Bripka RR, dugaan yang terjadi di Magelang ada pertengkaran antara Brigadir J dengan sopir keluarga Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf.
Selain itu, Brigadir J juga dikabarkan menolak masuk kamar Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.
Kemudian, dugaan lain akhirnya Brigadir J terpaksa melayani istri Ferdy Sambo lantaran adanya desakan dari Putri Candrawathi.
Pisau Kuat
Peristiwa tentang dugaan pelecehan seksual yang diakui Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf diduga terjadi di Magelang.