3 Ribuan Suporter Merangsek ke Lapangan, Mengapa Banyak yang Meninggal di Pintu Keluar Tribun?

tasikmalaya

Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:41 WIB
3 Ribuan Suporter Merangsek ke Lapangan, Mengapa Banyak yang Meninggal di Pintu Keluar Tribun?
Kolase foto kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema vs Persebaya. (antara/times indonesia/twitter)

SuaraTasikmalaya.id - Kekalahan Arema atas Persebaya dan keputusan polisi menembakkan gas air mata harus dibayar mahal.

Ratusan suporter Arema, Aremania dinyatakan meninggal dunia saat terjadi kerusuhan besar di Stadion Kanjuruhan usai Arema dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3.

Kemarahan suporter ini terlihat ketika skor pertandingan belum berubah dalam tujuh menit babak tambahan waktu.

Satu persatu dari suporter memperlihatkan kemarahan atas kekalahan itu. Mereka kemudian dikatakan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mulai masuk ke dalam lapangan.

Tujuan Aremania masuk ke lapangan dikatakan Irjen Pol Nico Afinta, adalah melampiaskan kekecewaan atas kekalahan Arema.

Mereka mencari pemain dan official Arema untuk mempertanyakan kenapa klub kesayangannya terpuruk. 

Kemudian dari sana dikatakan Irjen Pol Nico Afinta, suporter mulai anarkis.  

Suporter mulai berdesakan, ditambah adanya penembakan gas air mata yang akhirnya berujung tragedi mengerikan.

Tragedi memilukan tersebut berakhir dengan 127 nyawa orang melayang, yang dua di antara korban tewas adalah anggota Polri.

baca juga

"Dalam peristiwa di Kanjuruhan 127 orang meninggal dunia. Dua anggota Polri. Meninggal di stadion ada 34, sisanya di rumah sakit saat upaya proses penolongan," kata Nico. 

Arema FC - Kerusuhan Kanjuruhan [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]
Arema FC - Kerusuhan Kanjuruhan (sumber: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Selain itu ada 180 orang masih dalam proses perawatan dan dilakukan upaya penyembuhan.

Dalam tragedi mengerikan itu, Nico lantas menduga satu di antara penyebab jatuhnya korban lantaran kehabisan oksigen akibat berdesakan.

"Suporter (Aremania) keluar di satu titik. Kalau gak salah di pintu 10 atau pintu 12," katanya. 

"Di saat proses penumpukan itu terjadi berdesakan sesak napas dan kekurangan oksigen," sebutnya.

Dia mengatakan saat kejadian, tim gabungan sudah melakukan upaya pertolongan dan evakuasi ke rumah sakit.

Selain aksi masuk lapangan, suporter juga diduga melakukan perusakan kendaraan yang ada di Stadion Kanjuruhan. 

Paling banyak dikatakan Nico adalah menyasar kendaraan dinas Polisi.

"Kendaraan yang rusak diserang (suporter) berjumlah 13 mobil rusak, 10 di antaranya mobil dinas Polri. Sisanya mobil pribadi," ucap Nico.

Nico mengakui dari 40 ribu penonton yang hadir, tidak semuanya melakukan tindak anarkis dan kecewa.

"Hanya sebagian 3000-an yang turun ke lapangan sedangkan yang lain tetap di tribun stadion," kata dia.

Nico menjelaskan, polisi terpaksa melepas tembakan gas air mata untuk menghalau suporter masuk lapangan. 

"Semua ini (penembakan gas air mata) ada sebab akibatnya," kata dia. 

"Kami akan menindaklanjuti dan sekali lagi kami mengucapkan belasungkawa kita akan melakukan langkah-langkah agar tidak terjadi tragedi lagi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

13 Tragedi Kelam dalam Sepak Bola Dunia, Peristiwa Berdarah di Kanjuruhan Malang Salah Satunya

13 Tragedi Kelam dalam Sepak Bola Dunia, Peristiwa Berdarah di Kanjuruhan Malang Salah Satunya

Jogja | Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:38 WIB

Sepakbola Indonesia Berduka! Krisdayanti: dari Lubuk Hati Terdalam Saya Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya

Sepakbola Indonesia Berduka! Krisdayanti: dari Lubuk Hati Terdalam Saya Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:34 WIB

Manajemen: Arema FC Turut Bertanggung Jawab Untuk Penanganan Korban Baik yang Telah Meninggal Dunia dan yang Luka-luka

Manajemen: Arema FC Turut Bertanggung Jawab Untuk Penanganan Korban Baik yang Telah Meninggal Dunia dan yang Luka-luka

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:34 WIB

Ngeri! 127 Orang Tewas dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, 180 Orang Masih Jalani Perawatan

Ngeri! 127 Orang Tewas dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, 180 Orang Masih Jalani Perawatan

Surakarta | Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:32 WIB

RATUSAN TEWAS DI KANJURUHAN, Kapolda Jatim Bicara Soal Tembakan Gas Air Mata ke Aremania, Sebut Biang Kerusuhan Kekalahan Arema dari Persebaya

RATUSAN TEWAS DI KANJURUHAN, Kapolda Jatim Bicara Soal Tembakan Gas Air Mata ke Aremania, Sebut Biang Kerusuhan Kekalahan Arema dari Persebaya

Tasikmalaya | Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:07 WIB

Terkini

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 18:41 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:40 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:36 WIB

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:22 WIB

×