TERUNGKAP Tragedi Mematikan di Kajuruhan, Polisi Bongkar Adanya Pengaturan Jadwal, Berikut Data Korban Meninggal Versi Dinkes Jatim

tasikmalaya | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2022 | 19:21 WIB
TERUNGKAP Tragedi Mematikan di Kajuruhan, Polisi Bongkar Adanya Pengaturan Jadwal, Berikut Data Korban Meninggal Versi Dinkes Jatim
Polisi menembakan gas air mata ke arah tribun penonton. Aparat kepolisian lantas membongkar soal pengaturan jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya yang ditolak dilakukan sore hari. (Antara)

SuaraTasikmalaya.id - Tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan membuat sepakbola tanah air, bahkan dunia ikut berduka.

Dari sana timbul saling bongkar kesalahan yang berujung pada ratusan nyawa melayang sia-sia.

Aparat kepolisian lantas membongkar soal pengaturan jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya yang ditolak dilakukan sore hari.

Dari sana tercium aroma bangkai pikiran manusia, yakni saling lempar tanggung jawab.

Sebaran data meninggal

Kolase foto kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema vs Persebaya. [antara/times indonesia/twitter]
Kolase foto kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema vs Persebaya. (sumber: antara/times indonesia/twitter)

Kabar tentang korban jiwa hingga pukul 14.00 WIB pada 2 Oktober 2022, dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang, mencapai 131 orang.

Untuk korban luka ringan hingga sedang berjumlah 253 orang. Tercatat juga korban luka berat yang mencapai 31 orang.

Berdasarkan rekapitulasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 2 Oktober 2022 pukul 14.53 WIB, korban meninggal mencapai 131 orang yang tersebar di 24 rumah sakit.

Berikut data sebaran korban tragedi Kanjuruhan dari Dinkes Jawa Timur:

Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (1). [istimewa]
Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (1). (sumber: istimewa)

1. RSUD Kanjuruhan:

- Korban luka ringan dan sedang (KRS): 89

- Korban luka berat: 4

- Korban dirawat: 12

- Meninggal dunia (MD): 21

2. RSI Gondanglegi:

- Korban luka ringan: 21

- MD: 5

3. RS Hasta Brata Batu:

- Korban luka ringan dan sedang: 31

- MD: 3

4. RSSA:

- Luka ringan-sedang: 7

- Luka berat: 7

- MD: 17

5. RSU Wajak Husada:

- Luka ringan: 1

Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (2). [Istimewa]
Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (2). (sumber: Istimewa)

6. RS Mitra Delima:

- Luka ringan dan sedang: 4

7. RS Wava Husada:

- Luka ringan-sedang: 15

- Luka berat: 15

- Dirawat: 2

- MD: 58

8. Klinik Teja Husada:

- Luka ringan sedang :10

- MD: 13

9. RS Ben Mari:

- Luka ringan sedang: 4

- MD: 1

10. RS Sumber Sentosa:

- Luka ringan: 1

11. RSU UMM:

- Luka ringan sedang: 3

Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (3). [istimewa]
Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (3). (sumber: istimewa)

12. RS Prima Husada:

- Luka ringan sedang: 1

13. RS Salsabila:

- Luka ringan sedang: 8

- Luka berat: 1

- MD: 4

14. RS Pindad:

- Luka berat: 2

15. RSUD Lawang:

- Luka ringan sedang: 2

16. RS Hasta Husada:

- Luka ringan sedang: 28

- Luka berat: 3

- MD: 4

18. RS Bokor Turen:

- Luka ringan sedang: 1

19. MD tanpa MRS: 3

20. RST Soepraoen:

- MD: 1

- Luka ringan sedang: 10

21. RSI Aisiyah:

- Dirawat: 1

- Luka ringan-sedang: 2

22. Lavalette:

Luka ringan sedang: 4

23. Panti Nirmala:

Luka ringan sedang: 7

24. RSI Unisma:

Luka ringan sedang: 1

25. RSUD Kota Malang:

KRS: 1

MRS ringan: 3

'Tercium bau busuk' saling tolak tanggung jawab

Siapa yang paling bertanggung jawab dalam insiden mematikan di Kanjuruhan, belum ada yang berani menyatakan diri.

Saat ini yang ada adalah salah tuding mengenai penyebab kekacauan yang berujung kematian ratusan orang di tengah keuntungan besar dari sesak padatnya stadion di laga Arema FC vs Persebaya.

Kapolres Malang Ferli Hidayat buka suara jika sejatinya ada rencana perubahan jadwal pertandingan Arema vs Persebaya.

Akan tetapi dikatakan Kapolres Malang hal itu ditolak PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Dia mengatakan jika PT LIB bersikeras tetap menggelar pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada malam hari.

Ferli mengatakan, untuk jadwal pertandingan direkomendasi dimajukan dari semula pukul 20.00 WIB menjadi pukul 15.30 WIB. 

Sebagai keamanan, Ferli mengatakan, rekomendasi dimajukannya jadwal berdasarkan pada alasan keamanan.

Namun, saat itu PT LIB menolak dan mengirimkan surat balik.

Ferli menyebut dalam surat rekomendasi perubahan jadwal itu dikeluarkan merujuk pada Surat Panpel Arema FC Nomor 014/PANPEL/ARM/IX/2022 tanggal 12 September 2022 perihal rekomendasi pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya.

Kemudian ada rujukan kedua, adanya surat Perkiraan Intelejen Singkat Nomor R/KIRKAT-110/IX/Intelkam tanggal 13 September 2022 tentang kerawanan sepak bola Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya.

Dari sana kata dia, PT LIB mengirim surat balik yang isinya tetap akan menggelar pertandingan pukul 20.00 WIB. Surat itu dikirim pada 19 September 2022.

"Sehubungan dengan rujukan tersebut, maka perkenankan kami PT LIB menyampaikan bahwa meminta kepada Klub Arema FC untuk berkoordinasi secara optimal kepada pihak keamanan dalam hal ini khususnya dengan Kapolres Malang untuk TETAP melaksanakan pertandingan BRI Liga 1-2022/2023 NP 96 antara Arema FC vs Persebaya dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," kata PT LIB Akhmad Hadian Lukita dalam surat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos MU Minta Pengurus PSSI Jangan Banyak Alasan, Segera Mundur Serahkan ke Menpora Dampak Ratusan Suporter Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan

Bos MU Minta Pengurus PSSI Jangan Banyak Alasan, Segera Mundur Serahkan ke Menpora Dampak Ratusan Suporter Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:50 WIB

Pasca Tragedi di Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Turut Bertanggung Jawab atas Semua Korban

Pasca Tragedi di Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Turut Bertanggung Jawab atas Semua Korban

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 11:54 WIB

Kronologi dan Penyebab Tragedi Berdarah Laga Arema vs Persebaya di Malang Tewaskan 127 Orang

Kronologi dan Penyebab Tragedi Berdarah Laga Arema vs Persebaya di Malang Tewaskan 127 Orang

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:49 WIB

Derby Jatim Berujung Duka Cita, Gas Air Mata jadi Pemicu Kematian Ratusan Suporter Arema FC

Derby Jatim Berujung Duka Cita, Gas Air Mata jadi Pemicu Kematian Ratusan Suporter Arema FC

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Cara Daftar Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Secara Online

Cara Daftar Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Secara Online

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:51 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Dinilai Tak Netral di Konflik Adik-Kakak, Ibu Tasyi Athasyia Dituding Jadi 'Kompor'

Dinilai Tak Netral di Konflik Adik-Kakak, Ibu Tasyi Athasyia Dituding Jadi 'Kompor'

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:45 WIB

5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM

5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:40 WIB

Destinasi Menarik di Lampung yang Bisa Dijelajahi Setelah Turun dari Pesawat Jakarta Lampung

Destinasi Menarik di Lampung yang Bisa Dijelajahi Setelah Turun dari Pesawat Jakarta Lampung

Bali | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!

Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar

Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar

Bogor | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Sampai Kapan ASN WFA setelah Libur Lebaran 2026? Ini Aturan Lengkapnya!

Sampai Kapan ASN WFA setelah Libur Lebaran 2026? Ini Aturan Lengkapnya!

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:36 WIB

Sekecil Apapun Mimpi, Ia Patut Diperjuangkan: Membaca Novel Nonik Jamu

Sekecil Apapun Mimpi, Ia Patut Diperjuangkan: Membaca Novel Nonik Jamu

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:35 WIB