Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Pimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF)

tasikmalaya | Suara.com

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:29 WIB
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Pimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF)
Mahfud MD sampaikan bentuk tim TGIPF tragedi Kahunjuran, salah satu hasil dari rapat koordinasi bersama beberapa pihak yang terkait pada Senin (3/10/2022). (suara.com)

SuaraTasikmalaya.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akhirnya membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan.

Diketahui, langkah pembentukan TGIPF merupakan salah satu hasil yang didapat Mahfud MD melalui rapat koordinasi bersama Menko PMK, Menteri Kesehatan, Menpora, Mendagri, Menteri Sosial, Panglima TNI, Kapolri, KONI dan PSSI di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Dalam hal ini, pembentukan tim pencari fakta itu dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi kepada Mahfud MD dalam mengungkap tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

“Untuk mengungkap kasus atau peristiwa Kanjuruhan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022, pemerintah membentuk tim gabungan independent pencari fakta atau TGIPF,” ujar Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022) dikutip dari Antara.

Seperti diketahui, Mahfud MD yang akan memimpin langsung Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) itu terkait tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan tersebut. Kemudian anggotanya berasal dari berbagai Kementerian hingga Lembaga. Tim tersebut akan ditetapkan dalam 24 jam ke depan.

"Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang akan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam yang keanggotaannya akan ditetapkan paling lama dalam 24 jam ke depan," kata Mahfud MD.

Kemudian tim TGIPF tersebut selanjutnya akan menyelesaikan tugas mereka dalam mengusut tragedi Kanjuruhan dalam kurun waktu antara dua sampai tiga minggu ke depan.

Adapun beberapa tugas yang diberikan Mahfud MD sebelum tim diumumkan, yakni ia meminta Polri agar dalam beberapa hari ke depan untuk mengevaluasi pengamanan dan mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan ini.

“Polri juga diminta melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat, Adapun tugas atau langkah jangka pendek, diminta kepada Polri agar dalam beberapa hari ke depan ini segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana,” kata Mahfud.

Kemudian Mahfud MD juga meminta kepada Panglima TNI Andika Perkasa untuk melakukan tindakan cepat terkait oknum TNI yang telah bertindak berlebihan sesuai yang diperlihatkan di dalam video-video yang beredar.

“Di dalam video-video yang beredar, ada juga TNI yang nampaknya melakukan tindakan berlebih dan di luar kewenangannya. Apakah video itu benar atau tidak, Panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada kita semua,” tambah Mahfud.

Beberapa keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama sejumlah pihak seperti yang telah disampaikan di awal pada Senin (3/10/2022) pagi hari, guna mengusut dan menyelesaikan kasus tragedi Kanjuruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Ingatkan Pemerintah Tak Hanya Sekadar 'Ngoceh' Evaluasi tapi TGIPF Kanjuruhan Hasilnya Tidak Jelas

PDIP Ingatkan Pemerintah Tak Hanya Sekadar 'Ngoceh' Evaluasi tapi TGIPF Kanjuruhan Hasilnya Tidak Jelas

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 15:08 WIB

Heboh Tragedi Kanjuruhan Terjadi Akibat Bentrokan Suporter Arema dan Persebaya, Begini Faktanya

Heboh Tragedi Kanjuruhan Terjadi Akibat Bentrokan Suporter Arema dan Persebaya, Begini Faktanya

Kalbar | Senin, 03 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Warga Kabupaten Malang Tewas Dalam Tragedi Kanjuruhan 68 Orang, Selebihnya Dari Daerah Lain

Warga Kabupaten Malang Tewas Dalam Tragedi Kanjuruhan 68 Orang, Selebihnya Dari Daerah Lain

Malang | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:48 WIB

Mahfud MD Sebut Panpel dan Over Kapasitas Penonton, Publik: Seret Dong Pak Broadcasting, dan Gas Air Mata

Mahfud MD Sebut Panpel dan Over Kapasitas Penonton, Publik: Seret Dong Pak Broadcasting, dan Gas Air Mata

| Senin, 03 Oktober 2022 | 14:31 WIB

Tegas! Jenderal Andika Perkasa Pastikan Oknum TNI yang Terbukti Lakukan Kekerasan di Tragedi Kanjuruhan Disanksi Pidana

Tegas! Jenderal Andika Perkasa Pastikan Oknum TNI yang Terbukti Lakukan Kekerasan di Tragedi Kanjuruhan Disanksi Pidana

Jabar | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:31 WIB

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Bola | Senin, 03 Oktober 2022 | 12:48 WIB

Menpora Diminta Cepat Panggil PSSI, Pemilik Klub dan Panitia Pertandingan Daerah, Buntut Tragedi Kanjuruhan

Menpora Diminta Cepat Panggil PSSI, Pemilik Klub dan Panitia Pertandingan Daerah, Buntut Tragedi Kanjuruhan

Bola | Senin, 03 Oktober 2022 | 12:38 WIB

Mahfud MD: Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Ditanggung Negara

Mahfud MD: Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Ditanggung Negara

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 12:28 WIB

Pemerintah Janji Segera Beri Santunan Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah Janji Segera Beri Santunan Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Banten | Senin, 03 Oktober 2022 | 12:18 WIB

Pemerintah Bentuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Perintahkan Panglima TNI Usut Kekerasan Oknum Prajurit

Pemerintah Bentuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Perintahkan Panglima TNI Usut Kekerasan Oknum Prajurit

Lampung | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:47 WIB

Terkini

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB