Menlu Retno Kecam Serangan Militer Myanmar, Dino Patti Djalal: Setuju, Tapi ke Rusia Kita JadiSangat Pemalu?

tasikmalaya | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 20:47 WIB
Menlu Retno Kecam Serangan Militer Myanmar, Dino Patti Djalal: Setuju, Tapi ke Rusia Kita JadiSangat Pemalu?
Dino Patti Djalal sebut Menlu Retno Marsudi menyatakan sikap yang berbeda pada Myanmar dan Ukraina. (setkab.go.id)

SuaraTasikmalaya.id - Dino Patti Djalal, mantan penasihat kebijakan luar negeri RI pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Retno Marsudi.

Pernyataan yang disampaikan Menlu Retno itu soal serangan junta militer Myanmar terhadap warga sipil dalam sebuah pertunjukan musik di Negara Bagian Kachin, Myanmar Utara.

Adanya peristiwa serangan tersebut, Menlu Retno dengan tegas mengecam tindakan yang dilakukan junta militer Myanmar dan mengatakan tidak menerima segala bentuk kekerasan.

Menanggapi kecaman Menlu Retno terhadap junta militer Myanmar, Dino Patti Djalal mengaku setuju 100 persen.

Namun, pria yang saat ini menjabat sebagai penasihat utama di Kemenparekraf itu, kemudian menyinggung soal perang di Ukraina.

"Saya 100 persen dukung pernyataan Menlu Retno yang kecam serangan militer junta Myanmar terhadap warga sipil di Kachin", tulis Dino Patti Djalal, dikutip dari Twitter pribadinya @dinopattidjalal, Jumat, 28 Oktober 2022.

Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat ini juga mempertanyakan sikap Menlu Retno yang menurutnya tidak konsisten.

Hal itu lantaran kecaman keras dan lantang tersebut ditujukan hanya kepada Myanmar akan tetapi tidak dengan serangan yang terjadi di Ukraina oleh militer Rusia.

Bahkan, menurut Dino Indonesia terkesan sangat pemalu sehingga tidak bisa dengan keras mengecam terhadap serangan yang dilakukan militer Rusia di Ukraina.

"Yang jadi pertanyaan, kenapa kita berani keras&lantang terhadap junta Myanmar, namun terhadap Rusia yang juga bantai warga sipil Kyev kita jadi sangat pemalu?", tambahnya.

Bahkan, Dino menambahkan bahwa Indonesia menganut Pancasila dari manapun negaranya agar memiliki nilai yang sama di mata Tuhan. 

"Bukankah Pancasila mengajarkan kita bahwa, nyawa insan Indonesia, Palestina, Myanmar dan Ukraina semua sama nilainya di mata Allah SWT?," tanya Dino. 

"Bukankah kita pelopor politik luar negeri 'Bebas Aktif", bukan "Bebar aktif Efektif"? Saatnya kita konsisten," imbuhnya.

DP1
DP1 (sumber:)

Sebelumnya, Kecaman keras Menlu Retno disampaikan Indonesia dalam pertemuan para menlu Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis 27 Oktober 2022, membahas krisis di Myanmar.

Dalam forum tersebut, Retno juga mengungkapkan keprihatinan atas serangan militer Serangan udara pada Minggu malam (23/10) itu dan menewaskan sedikitnya 50 warga sipil, termasuk penyanyi dan pejabat pasukan minoritas etnik Kachin Independence Army (KIA).(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bekal untuk Media Lokal Mengantisipasi Serangan Siber

Ini Bekal untuk Media Lokal Mengantisipasi Serangan Siber

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 17:10 WIB

Rusia Disebut Kerahkan Lebih dari 30 Drone ke Ukraina dalam Dua Hari

Rusia Disebut Kerahkan Lebih dari 30 Drone ke Ukraina dalam Dua Hari

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 14:36 WIB

Seperti di Rusia, 6 Negara Ini Kembali Berhadapan di Fase Grup Piala Dunia 2022

Seperti di Rusia, 6 Negara Ini Kembali Berhadapan di Fase Grup Piala Dunia 2022

Bola | Kamis, 27 Oktober 2022 | 22:19 WIB

Terkini

Tak Diakui Anak, Pria di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung dan Mutilasi Tubuh Korban

Tak Diakui Anak, Pria di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung dan Mutilasi Tubuh Korban

Sulsel | Rabu, 01 April 2026 | 17:21 WIB

Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan

Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 17:21 WIB

Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat

Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:20 WIB

5 Rekomendasi Drama Korea tentang Realitas di Balik Industri Hiburan

5 Rekomendasi Drama Korea tentang Realitas di Balik Industri Hiburan

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 17:20 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal

Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:16 WIB

Prabowo Saksikan 10 MoU RIKorea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis

Prabowo Saksikan 10 MoU RIKorea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:16 WIB

Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi

Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 17:15 WIB

Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:14 WIB

WFH ASN Setiap Jumat, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Jadi Ajang 'Long Weekend'

WFH ASN Setiap Jumat, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Jadi Ajang 'Long Weekend'

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:13 WIB

3 Rekomendasi HP Lipat dengan Harga Lebih Bersahabat di Pasar Indonesia

3 Rekomendasi HP Lipat dengan Harga Lebih Bersahabat di Pasar Indonesia

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 17:13 WIB