SuaraTasikmalaya.id - Pakar mikro eskrepsi, Kirdy Putra membaca gestur saat Putri Candrawati memeluk erat Ferdy Sambo di ruang sidang.
Sudut pandang pakar mikro ekspresi ini bahwa pelukan Putri Candrawati ke Ferdy Sambo merupakan hal wajar.
Bahkan, pakar mikro ekspresi menilai walaupun Ferdy Sambo dan Putri Candrawati merupakan terdakwa, namun mereka manusia biasa.
"Buat saya itu adalah bagian dari kemanusiaannya mereka, seterdakwa-terdakwanya pun mereka tetap manusia biasa," ujar Kirdy sebagaimana dikutip tasikmalaya.suara.com dari YouTube Intens Investigasi.
Selain itu, Kirdy juga menilai bahwa kedua terdakwa ini membutuhkan interaksi layaknya suami istri.
"Yang di mana mereka perlu berinteraksi antara suami dan istri," ucapnya.
Kirdy menambahkan bahwa baik Ferdy Sambo maupun Putri melakukan hal yang sama pada setiap sebelum persidangan berlangsung ataupun berakhir.
"Tapi ini juga pola yang sama yang ditampilkan di sebelum-sebelumnya," ujarnya.
Tidak hanya itu, ia juga membaca bahwa terdakwa berpelukan untuk berusaha mendapatkan simpati publik.
Oleh sebab itu, kenapa tidak untuk berpelukan di ruang sidang.
"Ini juga bagus untuk mencuri simpati publik ," kata Kirdy.
"Jadi ya kenapa nggak?," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati merupakan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J.
Dua sejoli diduga telah melakukan pembunuhan berencana terhadap ajudannya.
Proses hukum masih terus berjalan dengan menghadirkan para saksi.(*)