SuaraTasikmalaya- Meskipun pemilihan presiden masih setahun lagi, namun hiruk-pikukk politik sudah memanas mulai saat ini. Partai-partai politik sudah mulai mengadang-gadang calon potensialnya.
Ada dua bakal calon presiden yang bersaing ketat di lembaga survei, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Anies yang getol melakukan safari politik keliling Indonesia mulai menggerus suara Prabowo di Jawa Barat DKI dan Banten.
Sementara Ganjar Pranowo yang masih menunggu restu PDIP menguasai Jawa Tengah dan Jawa Timur. Nah untuk mengimbangi suara Anies di Jateng dan Jatim. Partai Nasdem dan PKS mulau cari strategi.
Meskipun koalisi perubahan belum resmi terbentuk namun elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera telah membocorkan ciri-ciri cawapres yang akan mendampingi Anies.
"Untuk cawapres, yang memiliki pengaruh di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur," ucap Mardani Ali Sera, dikutip dari Suara.com.
Ciri-ciri cawapres Anies adalah orang yang akan menyaingi ceruk suara kandidat capres potensial lain, Ganjar Pranowo. Namun Mardani Ali Sera belum membocorkan siapa nama yang akan diajukan sebagai pendamping Anies. Alasannya koalisi partai yang bakal mengusung Anies belum diresmikan.
Memang seharurnys Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat dideklarasikan pada 10 November 2022. Namun akhirnya deklarasi tersebut batal terlaksana dan memunculkan kemungkinan koalisi bubar sebelum terbentuk.
Tapi politisi OKS Mardani Ali Sera tersirat memastikan Koalisi Perubahan masih solid. Meski belum ada tanggal pasti kapan Koalisi Perubahan dideklarasikan, Mardani Ali Sera mengklaim ketiga partai sepakat untuk tidak menyia-nyiakan momentum.
"Kami kian dekat dengan deklarasi dan kami sepakat harus ambil momentum," tegas Mardani Ali Sera.
Pertimbangan memilih cawapres yang bisa menyaingi Ganjar Pranowo yang memang masih mendominasi elektabilitas di Jateng dan Jatim memang sangat logis, sebab basis kekuatan Ganjar memang di dua provinsi itu.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Poltracking Indonesia, Hanta Yuda. "Kalau dilihat dari peta ini, relatif imbang. Barat Pulau Jawa basis Anies Baswedan, tengah ke timur basis Ganjar Pranowo," tutur Hanta.
Namun keunggulan Anies di tiga provinsi tidak serta-merta membuatnya memiliki elektabilitas lebih baik daripada Ganjar. Sebab politikus PDI Perjuangan itu meraih angka yang sangat dominan di Jawa Tengah dengan raihan sampai 71,4 persen. (*)