Jodoh Adalah Rezeki, Begini Cara Menjemput Jodoh Menurut Islam, Kata Quraish Shihab

tasikmalaya Suara.Com
Kamis, 05 Januari 2023 | 19:51 WIB
Jodoh Adalah Rezeki, Begini Cara Menjemput Jodoh Menurut Islam, Kata Quraish Shihab
Cendekiawan Muslim Indonesia Prof Quraish Shihab, berpesan kepada para jomblo atau yang belum punya pasangan jangan menunggu jodoh.

SuaraTasikmalaya.id-Jodoh itu sudah ditentukan Allah SWT itu merupakan takdir. Makanya sering ada ungkapan kalau sudah jodohnya tak akan ke mana, yang mengatur jodoh Yang di Atas.

Tapi jodoh itu harus dijemput, seperti halnya rezeki jodoh juga harus diusahakan, Masalahnya bagiaman cara menurut Islam untuk menjemput jodoh.

Ahli Tafsir yang juga cendekiawan Muslim Indonesia Prof Quraish Shihab, berpesan kepada para jomblo atau yang belum punya pasangan jangan menunggu jodoh.

 “Pemudadan pemudi yang jomblo jangan nunggu jodoh,”  terangnya dalam tayangan YouTube Najwa Shihab bertajuk “Jodoh itu Rezeki, Bagaimana Menjemputnya?

Quraish Shihab mengatakan  cari jodohmu dengan cara-cara yang dibenarkan Allah swt,” imbuh Prof Quraish Shihab.  

Lebih lanjut ia menjelaskan, jodoh merupakan bagian dari rezeki yang harus dicari dan dijemput melalui mekanisme yang diperbolehkan dalam syariat.

  “Jodoh itu rezeki. Jemputlah jodoh dengan cara yang dibenarkan agama. Cari simpati, berdandan yang baik, berilmu yang tinggi, biar orang senang pada Anda,” jelas Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an itu.  

Pada kesempatan itu, Prof Quraish Shihab mendapatkan pertanyaan unik. Ia ditanya, jika jodoh adalah rezeki, bagaimana ketika dua orang sudah menjalin hubungan serius (berjodoh), namun dalam perjalanannya pasangan tersebut berpisah. Apakah hal itu menandakan rezekinya terputus?

Spontan Prof Quraish Shihab terkekeh sejenak. Ia menjelaskan, boleh jadi, putusnya hubungan seseorang dengan yang dicinta menandai terputusnya rezeki dengan orang tersebut. Namun, Prof Quraish Shihab mengingatkan untuk tidak berkecil hati dan optimis kelak akan mendapatkan orang yang lebih baik.  

Baca Juga: Terjerat Kasus Korupsi, Eks Bupati Indragiri Hilir Ditahan 20 Hari ke Depan

“Rezekinya terputus dengan orang itu, tetapi masih bisa mendapatkan yang lebih baik dari itu,” ujar doktor lulusan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, itu.  

Sakit bukan rezeki Lebih lanjut ia menjelaskan, rezeki pada dasarnya adalah sesuatu yang bermanfaat. Dalam konteks sakit, ia mengartikan hal itu bukanlah tergolong pada kategori rezeki.

  “Itu bukan rezeki, tapi dampaknya bisa bermanfaat buat Anda. Karena dengan penyakit kalau dijalani dengan sabar, Anda dapat ganjaran. Dengan penyakit, kalau Anda mau menarik pelajaran, Anda bisa menarik pelajaran dari itu. Tetapi pada dasarnya, rezeki itu yang diperoleh dan dimanfaatkan dalam arti yang positif,” jabar ulama keturunan Arab Quraisy-Bugis itu.  

Maka itu, ia mengajak agar seseorang senantiasa berdoa untuk memohon rezeki yang halal, rezeki yang membahagiakan dunia dan akhirat, memohon rezeki dengan aneka macamnya mulai dari yang berbentuk materi sampai immaterial.  

“Memohon diperkaya hati kita dengan kepuasan setelah usaha maksimal, memohon agar dianugerahi Allah segala macam kebaikan bersama keluarga, teman-teman di dunia dan di akhirat,” pungkas Prof Quraish Shihab.

Sumber: Youtube Nazwa Shihab

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI