Suara Tasikmalya.id- Dedi Mulyadi meminta orangtua SMPN 4 Darangdan Kabupaten Purwakrata untuk mencabut laporannya kepada guru yang sudah mendidik anaknya.
Kang Dedi Mulyadi mendatangi Aep Gunawan alias Asep Bajing ke rumahnya dan berusaha memberikan pengertian, bahwa memperkarakan guru yang mendidik anaknya tidak pantas.
"Saya datang ke sini agar masalahnya segera selesai, kasihan loh anak bapak itu membuly penyandang disabilitas yang orangntuanya juga sakit, tidak bisa melihat karena gula darahnya naik," kata Dedi Mulyadi dilansir dari Chanel Kang Dedi Mulyadi yang tayang Senin (16/01/2023).
Dedi Mulyadi mendesak Asep Gunawan untuk mencabut laporan polisi yang menyeret guru SMPN 4 Darangdan. Kang Dedi terus mencermahi Asep Gunawan, namun Asep hanya tertunduk dan tampal planga-plongo saja.
"Dan juga ngak baik juga mempidanakan guru, bapak kalau melihat kondisi anaknya itu sangat memprihatinkan, Tapi sekarang sudah saya urus," tegasnya lagi.
Meskipun Dedi Mulyadi nyerocos menceramahi, Asep Gunawan terlihat bingung.
Lantas Dedi Mulyadi bertanya. "Benerkah ada permintaan uang Rp 50 juta? Asep Bajing tampak kaget. Kang Dedi Mulyadi terus mencecar. Siapa yang minta uang Rp 50 Juta, Wartawan? Atau saudara bapak yang Di Darangdan?
Dicecar pertanyaan menohok, Asep Bajing makin kebingungan.
Melihat Asep bingung Kang Dedi memberikan solusi dan beratanya mau bagaimana selanjutnya, kalau Dedi Mulyadi siap mengislahkan permasalahan ini.
Sebaliknya Dedi Mulyadi juga akan membela atau mendampingi guru itu kalau Asep Bajing melanjutkan perkaranya di meja hijau. Bahkan Dedi Mulyadi akan melaporkan balik karena ada pemerasan.
Seperti diketahui seorang guru yang dinas di SMPN 4 Darangdan, Kabupaten Purwakarta dilaporkan orang tua siswa karena mlindungi siswinya yang disibitas dibibuly.
Guru bernama Yoyos itu adalah pembina OSIS SMPN 4 Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Guru Yoyos ilaporkan ke polisi. Bahkan sudah di BAP. Endingnya. Ujung-ujungnya guru Yoyos diminta uang damai sebesar Rp 50 juta. Diduga keluarga siswa itu minta bantuan oknum wartawan odong-odong.
Menurut pengakuan orangtua siswa, anaknya Walid dipukul guru dengan gagang sapu sampai empat kali. Bahkan merah-merah.
Namun untuk membuktikan kebenaran itu, Kang Dedi mengajak keluarga orangtua untuk bermusyawarah. Kang Dedi pun mendatangi Hoer adik Asep Bajing untuk mengkonfirmasi masalah ini. (*)