SuaraTasikmalaya.id- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengunggat cerai suaminya Dedi Mulyadi. Persidangannya masih berlangsung.
Gugatan cerai Anne Ratna Mustika terhadap Kang Dedi Mulyadi (KDM) tampaknya bakal mempengaruhi elektabilitas Anne Ratna Mustika. Apakah elektabilitas Ambu Anne ini akan hancur setelah setelah jadi Janda?
Dikutip dari Youtube Hitz Celebrity, usai menghadiri sidang lanjutan pada hari Rabu (08/02/ 23 ), Anne Ratna Mustika mengakui persoalan dengan KDM menganggu elektabilitas dirinya dalam menghadapi Pilkada 2024.
"Saya nggak tau ya, itu tergantung masyarakat yang menilai," ungkap Ambu Anne pasarah ketika ditanya elektabiltasnya
Harus diakui naiknya Anne Ratna Mustika pada pilkada 2018 adalah faktor suaminya Dedi Mulyadi. Elektabiltasi Kang Dedi Mulyadi di Purwakarta sangat dominan, dua periode jadi bupati.
Anne Ratna Sendiri sebenarnya belum memberikan pernyataan resmi apakah akan maju lagi di Pilkada 2024. Meskipun jabatannya habis pada tahun i2023, Anne belum melakukan gebrakan atau pencitraan, justru dia bergelut dalam masalah rumahtannganya,
Keputusannya untuk menggugat cerai Kang Dedi Mulyadi ketika dia berpeluang maju lagi di Pilkada 2024 adalah keputusan berani.
Ssidang gugatan cerai Anne Ratna Mustika dan Kang Dedi Mulyadi memang belum inkrah, masih ada celah untuk damai atau rujuk. Namun hakim akan memutuskan pada tanggal 22 Januari.
Anne Ratna Mustika tampaknya sudah bulat untuk berpisah dengan Dedi Mulyadi, dia sangat percaya diri untuk membangun elektabilitas sendiri tanpa dibayang-bayangi dengan nama Dedi Mulyadi. (*
Baca Juga: Viral! Bocah Laki-laki Nyasar dari Bengkayang Hingga ke Sambas, Endingnya Bikin Haru