SuaraTasikmalaya.id- Ustad Adi Hidayat menjelaskan tentang amalan shalat yang dapat merubah kehidupan di dunia dan akherat.
Adi Hidayat seorang penceramah yang memiliki daya intelektual tinggi, ahli dalam Bahasa Arab, Inggris dan Bahasa al-qur’an, menjelaskan perihal shalat yang dapat mengubah kehidupan.
Dilansir Suara Tasikmalaya.id dari YouTube Adi Hidayat Official, saat Adi Hidayat berceramah dalam salah satu acara, ada seorang perempuan yang bertanya dengan Bahasa Arab dan Indonesia.
“Ini pertanyaan titipan dari teman saya, kalau shalat bisa merubah kehidupan, maka kenapa marbot masjid tidak kaya?” ujarnya.
Menjawab pertanyaan itu, Ustad Adi Hidayat memberikan pemaparan.
Kata Adi HIdayat, Islam datang untuk merubah seseorang, hal yang dirubah adalah mempercepat kebaikan dan keberkahan dalam kehidupan.
Adi Hidayat menuturkan, ada empat al Islam datang untuk merubah kehidupan, yakni:
1.Mengejar Kedudukan
Jika ingin mengejar ini, kejar paling tinggi, jangan tanggung karena hal ini akan dimudahkan.
Baca Juga: Ramadan Tinggal 9 Hari Lagi! Lakukan Amalan Ini Auto Dibangunkan Istana Kata Ustad Adi Hidayat
2.Mendapatkan Harta
Beliau menuturkan, jika ingin mendapatkan harta, dalam kitab bukhari dijelaskan para Sahabat dan yang hidup dengan sahabat serta zaman setelahnya jika mengamalkan ini mereka akan kembali untung
3. Dedikasi Ilmu
Ustad lulusan Kairo Mesir ini menuturkan, para sahabat yang berkiprah di ilmu ini ada Ali bin Abi Thalib, Abu Hurairah dan sahabat lainnya. Mereka mendedikasikan dirinya untuk ilmu sebagai cara untuk meraih kedekatan dengan Allah.
4. Tenaga
Ketiga hal di atas itu sudah ada bagiannya, maka kata Ustad Adi Hidayat, contohlah seorang muadzin, Bilal bin Rabah, dengan usaha yang dia miliki cukup untuk mendekatkan diri kepada Allah.
"Untuk menjawab pertanyaan di atas, ketika ingin menjadi marbot demi dunia, maka salah tempat. Namun ketika diniatkan untuk akhirat, maka contoh Bilal bin Rabah. Kata Rasulullah “aku dengar terompah bilal di surga,” katanya.
Dengan mendedikasikan diri dengan tenaga, tidak dengan kedudukan, harta atau ilmu, seorang sahabat Bilal bin Rabah sudah masuk surga.
"Maka berbahagialah dengan orang yang hanya mendedikasikan diri dengan tenaga, tidak kaya di dunia, namun ada kedudukan, kekayaan serta ilmu yang Allah berikan di dalam surga," kata Adi Hidayat. (*/editor zahran)