Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
Ilustrasi (Dok. PIK)
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk menargetkan nilai penjualan properti sebesar Rp563 miliar di kawasan PIK2 pada tahun 2026.
  • Target tersebut didorong oleh tingginya minat investor terhadap kaveling komersial serta kestabilan permintaan produk residensial dan ruko.
  • Pengoperasian fasilitas NICE dan Hotel Hilton diharapkan memperkuat ekosistem bisnis serta meningkatkan daya tarik kawasan PIK2 secara keseluruhan.

Suara.com - Kinerja pemasaran properti di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) diproyeksikan meningkat pada 2026 seiring penguatan aktivitas bisnis dan pengembangan kawasan. Indikasi ini terlihat dari target nilai pemesanan yang dipasang pengembang untuk menangkap peluang permintaan pasar.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menargetkan nilai pemesanan properti (marketing sales) sebesar Rp563 miliar pada 2026. Target ini tumbuh sekitar 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Segmen kaveling tanah komersial masih menjadi andalan dalam mencapai target tersebut. Minat investor dan pelaku usaha terhadap lahan di kawasan CBD PIK2 dinilai tetap tinggi, terutama untuk lokasi strategis.

Selain itu, permintaan terhadap produk residensial dan komersial seperti ruko, rukan, dan SOHO juga diproyeksikan tetap stabil seiring berkembangnya kawasan sebagai pusat aktivitas bisnis baru.

“Target marketing sales tahun 2026 mencerminkan fokus kami dalam mengoptimalkan monetisasi kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2,” ujar Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).

Ia menyebut mulai muncul sinyal pemulihan minat pelaku usaha untuk melakukan ekspansi, terutama dalam mengamankan aset properti di lokasi strategis.

“Kami melihat adanya awal pemulihan appetite pelaku usaha untuk mengamankan lahan di lokasi strategis sebagai bagian dari keberlanjutan dan ekspansi usaha ke depan,” katanya.

Menurut dia, penguatan kawasan tidak terlepas dari kelengkapan ekosistem bisnis yang terus berkembang. Kehadiran proyek-proyek baru dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Dengan telah beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE), yang merupakan salah satu area MICE terbesar di Indonesia, kami terus mendorong kegiatan MICE berskala nasional dan internasional dapat diselenggarakan NICE PIK2,” ucapnya.

Selain itu, perseroan menargetkan tambahan sumber pendapatan dari sektor perhotelan yang diharapkan mulai beroperasi dalam waktu dekat.

“Kami targetkan juga tahun depan Hotel Hilton PIK2 akan mulai beroperasi, sehingga 2 proyek baru CBDK ini menjadi sumber pendapatan berulang yang akan mendominasi sebagain dari total pendapatan tahunan CBDK,” lanjut Steven.

Ia menilai kehadiran fasilitas MICE dan hotel akan memperkuat daya tarik kawasan sekaligus meningkatkan aktivitas bisnis secara keseluruhan.

“Dengan beroperasinya NICE dan Hilton PIK2 ini akan mendorong peningkatan aktivitas bisnis dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2 secara keseluruhan, seiring dengan terbentuknya ekosistem yang semakin matang dan terintegrasi sebagai destinasi bisnis nasional bahkan berskala internasional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:10 WIB

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00 WIB

Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru

Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:26 WIB

Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar

Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar

Bisnis | Minggu, 22 Februari 2026 | 15:12 WIB

Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025

Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:28 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:14 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:46 WIB