Sebagai petunjuk, tentu tidak akan kita ketahui tanpa membacanya. Karenanya, kita sebagai umat Islam perlu untuk banyak-banyak membaca Al-Qur’an agar mendapatkan petunjuk kehidupan kita. Apalagi kita saat ini di dalam bulan Ramadhan, bulan di mana Al-Qur’an ini diturunkan. Adalah momentum yang sangat tepat bagi kita untuk mulai membiasakan diri dalam memperbanyak membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Nabi Muhammad saw menjamin kita, umatnya, jika banyak mendaras Al-Qur’an akan aman dan bahagia. Selain karena memang bakal mendapat petunjuk dari kandungan mendalam atas makna-makna setiap ayatnya, membaca Al-Qur’an juga bernilai ibadah. Bahkan, satu huruf dinilai sepuluh kebaikan. Banyak ulama juga bersepakat bahwa membaca Al-Qur’an merupakan dzikir yang paling utama, sarana yang paling mendapatkan porsi paling baik dalam mengingat Allah swt. Karenanya, Nabi Muhammad saw bersabda:
. . .
Artinya, “Bacalah Al-Qur’an. sungguh Allah swt tidak akan mengazab hati yang mengandung Al-Qur’an. Sungguh Al-Qur’an merupakan perjamuan Allah. Siapa yang masuk di dalamnya, maka dia aman. Siapa yang mencintai Al-Qur’an, maka berbahagialah!”
Tidak hanya itu, orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an disebut Nabi Muhammad saw sebagai sebaik-baik orang dalam haditsnya:
Artinya, “Sebaik-baik di antara kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Karena itu, Khatib mengajak kita semua di sini untuk memulai kembali kebiasaan diri dalam mendaras Al-Qur’an. Insyaallah, momentum bulan Ramadhan akan mengantarkan kita pada bulan-bulan berikutnya semakin sering dan terbiasa untuk mendaras, belajar, dan mengajarkan Al-Qur’an. Dengan begitu, kita semua mendapatkan berkah Al-Qur’an sehingga aman, bahagia, dan menjadi orang terbaik sebagaimana yang ditegaskan Nabi Muhammad saw dalam hadits-haditsnya yang telah disampaikan.
Baca Juga: Junjung Gaya Hidup Hemat, Ini 3 Tips Cari Baju Preloved Buat Lebaran
.
Khutbah II
. . .
. . .
. . . . .
. . . .