Door! Ada Senjata Api Milik Polisi di TKP, Anggota Ditsamapta Polda Banten Tewas Bersimbah Darah, Luka Tembakan di Dada Kiri Jadi Pentunjuk

tasikmalaya

Sabtu, 01 April 2023 | 13:03 WIB
Door! Ada Senjata Api Milik Polisi di TKP, Anggota Ditsamapta Polda Banten Tewas Bersimbah Darah, Luka Tembakan di Dada Kiri Jadi Pentunjuk
Ilustrasi penembakan polisi. Seorang anggota polisi tewas berimbah darah. Kabarnya korban tewas dengan luka tembak di dada kiri. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

SuaraTasikmalaya.id - Sumariati tak kuasa melihat anaknya terkapar bersimbah darah. Senjata api laras panjang tak jauh dari tangan sang anak.

Darah segar mengalir membuat Sumariati panik dan ketakutan. Hingga akhirnya Sumariati harus menerima kenyataan jika anaknya meninggal dunia dengan luka tembak di dada kiri.

Anak Sumariati yang tewas bersimbah darah adalah seorang anggota polisi aktif yang bertugas di Ditsamapta Polda Banten.

Sumariati sama sekali tidak menyangka jika anaknya itu pergi sangat cepat dengan cara yang tidak seharusnya.
 
Sebagai ibu, Sumariati pasrah ketika sang anak berpangkar Brigadir Polisi Dua (Bripda) berinisial DK harus mati dengan luka tembak.

Dari keterangan saksi, DK sempat berkeluh kesah pada Sumariati. DK awalnya menyinggung soal pindah tugas setelah lebaran nanti.

Kemudian DK juga pada Sumariati mengutarakan keinginannya untuk kuliah di tempat dinas yang baru. 

Sebelum mengakhiri hidup, DK sempat curhat ke ibunya bahkan sambil menghitung jumlah peluru. 

Dan alangkah terkejutnya saat semua seolah biasa-biasa saja, lalu terdengar suara letusan senjata api dari kamar DK.

Sumariati langsung kaget dan berlari ke arah kamar anaknya. Dan dia terkejut mendapati anaknya sudah tidak berdaya.

baca juga

DK dinyatakan tewas di dalam kamarnya di Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten pada Jumat pagi (31/3/2023).

Diduga kuat jika DK memilih mengakhiri hidupnya sendiri menggunakan senjata api yang biasa dipakai berdinas.

Senjata api diduga ditembakkan ke bagian dada sebelah kirinya. “Setelah magrib, dia (korban DK) bicara ke ibunya," kata Wulan tetangga dekat korban. 

"Mah, abis Idul Fitri saya mau pindah ke Tangerang (menirukan omongan korban, Red),” ucap Wulan.

Saat itu juga, DK mengutarakan saat pindah ke Polresta Tangerang karena ingin kuliah. 

“Pengen kuliah katanya (korban DK),” ujar Wulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah bukan Pembunuhan Berencana

Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah bukan Pembunuhan Berencana

Lampung | Jum'at, 06 Januari 2023 | 09:51 WIB

Didatangi Hakim, Bekas Rumah Dinas Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga Banyak Botol Miras

Didatangi Hakim, Bekas Rumah Dinas Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga Banyak Botol Miras

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 16:09 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×