Dituding Tebang Pilih, FIFA Masih 'Bungkam' atas Insiden Penembakan Gas Air Mata Tentara Israel pada Final Sepak Bola di Palestina

tasikmalaya

Minggu, 02 April 2023 | 14:10 WIB
Dituding Tebang Pilih, FIFA Masih 'Bungkam' atas Insiden Penembakan Gas Air Mata Tentara Israel pada Final Sepak Bola di Palestina
Tangkapan layar serangan brutal tentara Israel yang menembakkan gas air mata ke arah penonton dan pemain di Palestina pada Kamis, (30/3/2023). ((Foto: Instagram @cordova.media))

SuaraTasikmalaya.id - Sebelumnya viral mengenai penembakan gas air mata yang dilakukan tentara Israel ke arah Stadion Faisal Al-Husseini pada laga final Piala Liga Palestina antara Jabal Al Mukaber vs Balata FC, Kamis (30/3/2023) malam.

Menurut laporan, tentara Israel tiba-tiba merangsek masuk ke dalam stadion dan mulai menembakan gas air mata menjelang akhir pertandingan babak pertama.

Pertandingan final tersebut mengalami penundaan selama satu jam, sebelum akhirnya final tersebut dimenangkan oleh Jabal Al Mukaber yang mengalahkan Balata FC dengan skor tipis 1-0.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, mengutuk aksi serangan brutal tersebut. Ia mengatakan bahwasanya serangan tersebut sudah direncanakan.

"Itu dimaksudkan untuk membahayakan nyawa rakyat kami dan nyawa para pemain kami, dan itu adalah noda di pendudukan Israel," ucapnya dikutip dari agensi berita Wafa pada Jumat, (31/3/2023).

Melansir akun Instagram @bobotoh_santunn pada Minggu, (2/4/2023), FIFA dan Gianni Infantino seakan masih tutup mata dan bungkam terkait serangan tak beralasan tentara Israel tersebut.

"Masih ingat kan ketika Rusia dilarang ikut Piala Dunia karena konflik dengan Ukraina? Lantas mengapa Israel tidak dilarang, padahal sudah lama melakukan penindasan dan penjajahan kepada Palestina," tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, dikatakan akun @bobotoh_santunn bahwa FIFA terkesan tebang pilih akan hal ini, di mana Rusia dilarang ikut Piala Dunia 2022 di Qatar, sementara itu Israel yang dengan terang-terangan tentaranya menyerang gelaran sepak bola yang sedang berlangsung dengan gas air mata ke arah penonton dan pemain, namun FIFA masih bungkam seribu bahasa.

Sebelum kejadian tersebut, Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina secara terbuka mengecam keputusan FIFA yang mencabut hak tuan rumah Piala Dunia U-20 bagi Indonesia. Menurut pihaknya, hal tersebut tidak akan terjadi apabila FIFA bisa berlaku lebih adil dan tak menerapkan standar ganda. 

Sampai berita ini ditulis, FIFA masih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden brutal tentara Israel di Palestina tersebut. (*/editor zahran)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Alasan FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia karena Stadion JIS?

Benarkah Alasan FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia karena Stadion JIS?

| Minggu, 02 April 2023 | 13:40 WIB

FIFA Dikecam Palestina atas Pencabutan Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 bagi Indonesia

FIFA Dikecam Palestina atas Pencabutan Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 bagi Indonesia

| Minggu, 02 April 2023 | 12:10 WIB

3 Sebab Israel Senang jika Argentina Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 setelah Indonesia Batal

3 Sebab Israel Senang jika Argentina Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 setelah Indonesia Batal

| Minggu, 02 April 2023 | 09:00 WIB

Terkini

Kejar Pembunuh di Dua Masa, Tunnel Jadi Drama Misteri yang Sulit Dilupakan

Kejar Pembunuh di Dua Masa, Tunnel Jadi Drama Misteri yang Sulit Dilupakan

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:45 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB

3 Cushion Terlaris di Shopee dengan Rating Nyaris Sempurna, Bikin Wajah Flawless Seharian

3 Cushion Terlaris di Shopee dengan Rating Nyaris Sempurna, Bikin Wajah Flawless Seharian

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:36 WIB

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas

Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahas Risiko Diamuk Massa, Mahalini Tolak Permintaan Tambah Lagu di Specteve 2026: Aku Capek Viral

Bahas Risiko Diamuk Massa, Mahalini Tolak Permintaan Tambah Lagu di Specteve 2026: Aku Capek Viral

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:27 WIB

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:27 WIB