SUARA TASIKMALAYA - Teknologi bahan bakar air yang diberi nama 'Nikuba' merupakan inovasi dari seorang peneliti bernama Aryanto Misel. Meskipun teknologi ini awalnya ditolak dan dianggap remeh oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di dalam negeri.
Perusahaan otomotif ternama seperti Ferrari, Ducati, dan Lamborghini justru tertarik dengan teknologi ini yang dapat mengubah air (H2O) menjadi bahan bakar.
Akibatnya, Aryanto Misel diundang ke Milan, Italia, untuk mempresentasikan temuan ini kepada perusahaan-perusahaan tersebut.
Dikutip dari video yang diunggah undercover.id pada Senin (10/7/2023), Aryanto Misel disinggung bantuan pemerintah atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Saya nggak butuh mereka, sudah cukup saya dibantai habis mereka," kata Aryanto atas kekesalannya terhadap pemerintah..
Penyebab utama di balik perjalanan Aryanto ke luar negeri untuk mempresentasikan temuannya adalah kurangnya penghargaan yang dirasakannya di dalam negeri terkait inovasinya.
Meskipun teknologi Nikuba memiliki potensi yang menarik, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menolak dan bahkan mencemooh temuannya.
Hal ini membuat Aryanto merasa tidak dihargai di tanah airnya sendiri, sehingga ia mencari pengakuan dan penghargaan dari perusahaan-perusahaan otomotif terkenal di luar negeri seperti Ferrari, Ducati, dan Lamborghini.
Penemuan bahan bakar air dalam bentuk teknologi Nikuba merupakan sebuah terobosan yang luar biasa, terutama di tengah krisis global terkait bahan bakar fosil yang sedang terjadi saat ini.
Baca Juga: Profil Bu Lanny, Sosok di Balik Hidupnya Blok M Plaza Usai Babak Belur Pembangunan MRT
Dengan demikian, keberhasilan penemuan ini dapat mengubah paradigma energi global dan memberikan alternatif yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam hal pemenuhan kebutuhan energi. (*)